HIPMAS Papua Gelar Seminar Nasional, Dorong Pengusaha Asli Papua Terlibat dalam Pembangunan

0
HIPMAS Papua Gelar Seminar Nasional, Dorong Pengusaha Asli Papua Terlibat dalam Pembangunan
Views: 2

JAKARTA, TirtaNews.co.id – Himpunan Pengusaha Muda Anak Asli Papua (HIPMAS Papua) akan menggelar seminar nasional sekaligus pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) HIPMAS Papua Provinsi DKI Jakarta pada akhir November 2026. Agenda tersebut menjadi bagian dari konsolidasi organisasi sekaligus mendorong keterlibatan pengusaha asli Papua dalam pembangunan infrastruktur dan ekonomi di daerahnya.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), ke Jayapura pada 17 September 2026.

Direktur Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan DPP HIPMAS Papua, Dominggus Yable, mengatakan rencana kegiatan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis, 29 Oktober 2026. Ia didampingi Bernandus Aima dan Markus Neftali Sineri.

Seminar nasional itu mengangkat tema Konektivitas Antarwilayah dan Pembangunan Infrastruktur di Tanah Papua. HIPMAS berencana mengundang AHY sebagai narasumber utama untuk membahas arah pembangunan konektivitas di Papua.

Dominggus mengatakan kunjungan pemerintah pusat ke Papua perlu ditindaklanjuti dengan langkah konkret, terutama dalam membuka ruang keterlibatan pengusaha lokal.

Menurut dia, pembangunan jalan, jembatan, pelabuhan, bandara, hingga perumahan semestinya memberikan kesempatan kepada pengusaha asli Papua untuk terlibat sebagai pelaku usaha, bukan sekadar menjadi penonton.

“Jangan sampai pembangunan infrastruktur di Tanah Papua hanya menjadi agenda pemerintah, sementara pengusaha muda anak asli Papua justru berdiri di luar proses pembangunan,” kata Dominggus.

Ia menilai pembangunan konektivitas harus berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat. Pengusaha Papua, kata dia, membutuhkan akses permodalan, pasar, teknologi, serta kemitraan yang transparan agar mampu bersaing dalam proyek pembangunan.

Dominggus juga menyinggung kebijakan otonomi khusus (Otsus) dan pembentukan daerah otonom baru (DOB). Menurut dia, kedua kebijakan tersebut perlu memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan pengusaha asli Papua.

“Otsus dan DOB jangan hanya dilihat dari bertambahnya provinsi atau jabatan. Yang penting bagaimana kebijakan itu menghadirkan kesejahteraan dan melahirkan pengusaha asli Papua yang mampu bersaing,” ujarnya.

Selain seminar, pelantikan DPD HIPMAS Papua Provinsi DKI Jakarta dinilai penting untuk memperkuat jaringan pengusaha muda Papua di ibu kota. Jakarta sebagai pusat pemerintahan dan bisnis menjadi salah satu ruang strategis bagi pengembangan usaha dan perluasan kemitraan.

Dominggus mengatakan banyak anak asli Papua yang menempuh pendidikan maupun menjalankan usaha di Jakarta. Mereka perlu dihimpun dalam organisasi agar memiliki jaringan dan kekuatan ekonomi bersama.

Ia berharap HIPMAS Papua dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong keterlibatan pengusaha lokal pada berbagai sektor pembangunan.

“Anak-anak Papua yang berusaha di Jakarta jangan berjalan sendiri-sendiri. Mari satukan kekuatan dalam HIPMAS Papua. Kita ingin pengusaha muda Papua sukses di Jakarta, sukses di Tanah Papua, dan mampu bersaing di seluruh Indonesia,” katanya.

Dominggus mengajak pengusaha muda asli Papua untuk bergabung dan mengambil peran dalam pembangunan ekonomi daerah. Menurut dia, masa depan ekonomi Papua membutuhkan keterlibatan langsung generasi muda setempat dalam kegiatan usaha dan pembangunan. (Jeri/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *