Klasis Persiapan Ekadide Resmi Dilantik dalam RAPIM KINGMI di Papua

JAYAPURA, TirtaNews — Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua Wilayah Koordinator Paniai membentuk Klasis Persiapan Ekadide dalam Rapat Pimpinan (RAPIM) yang digelar di Sentani, Jayapura, Papua, Kamis, 27 Agustus 2026.
Pembentukan klasis tersebut ditandai dengan pelantikan badan pengurus periode 2026-2029. Pengurus yang dilantik terdiri atas Pdt. Yulius Degei sebagai ketua, Pdt. Petrus Degei sebagai sekretaris, dan Martinus Degei sebagai bendahara.
RAPIM dan pelantikan itu dihadiri para pimpinan KINGMI dari berbagai wilayah di Tanah Papua. Pembentukan Klasis Persiapan Ekadide dinilai menjadi langkah baru dalam penguatan pelayanan gereja, khususnya bagi jemaat di wilayah Ekadide, termasuk Kampung Gegetadi dan sekitarnya.
Momentum tersebut tidak hanya dipandang sebagai pergantian atau pembentukan struktur organisasi gereja. Para peserta RAPIM juga menempatkannya sebagai bagian dari upaya memperkuat pelayanan, pembinaan jemaat, pendidikan, serta pengembangan sumber daya manusia di wilayah pelayanan Ekadide.
Pesan yang mengemuka dalam kegiatan tersebut merujuk pada Kitab Yesaya 43:19: “Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru.” Ayat tersebut menjadi bagian dari refleksi atas terbentuknya Klasis Persiapan Ekadide.
Pengurus baru periode 2026-2029 diharapkan mampu menjalankan pelayanan secara kolektif dengan mengutamakan kebersamaan. Kepengurusan tersebut juga diharapkan dapat memperkuat hubungan antargereja dan jemaat serta menjawab kebutuhan pelayanan di wilayah Ekadide.
Selain pelantikan, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk menyampaikan sejumlah harapan bagi keberlangsungan klasis. Salah satunya adalah agar setiap keputusan organisasi dan pelayanan tetap berlandaskan nilai-nilai iman serta mengedepankan kepentingan jemaat.
Ada pula harapan agar pengurus mampu menyusun program kerja yang mencakup pelayanan, pendidikan, pembinaan jemaat, dan pengembangan sumber daya manusia. Ketersediaan sarana dan prasarana pelayanan juga menjadi salah satu perhatian dalam pengembangan Klasis Persiapan Ekadide.
Para jemaat dan warga gereja diajak mendukung kepengurusan baru melalui doa, tenaga, dukungan dana, dan kerja bersama. Dukungan tersebut dianggap penting untuk memastikan pembentukan klasis tidak berhenti pada aspek kelembagaan, tetapi berlanjut menjadi penguatan pelayanan di tingkat jemaat.
Dengan terbentuknya Klasis Persiapan Ekadide, pengurus periode 2026-2029 menghadapi tugas untuk membangun fondasi organisasi sekaligus memastikan pelayanan gereja menjangkau masyarakat di wilayah Ekadide.
Klasis Persiapan Ekadide diharapkan menjadi ruang pelayanan yang memperkuat kehidupan jemaat, membawa pesan perdamaian dan Injil, serta berkontribusi dalam membentuk generasi muda yang memiliki nilai-nilai keagamaan di Tanah Ekadide.
