Tracing TBC Terintegrasi CKG Sasar 100 Warga Desa Sindangheula

0
Tracing TBC Terintegrasi CKG Sasar 100 Warga Desa Sindangheula
Views: 2

SERANG, TirtaNews — UPT Puskesmas Pabuaran menggelar penelusuran atau tracing kasus tuberkulosis (TBC) yang diintegrasikan dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Banten. Kegiatan ini menyasar 100 warga sebagai bagian dari upaya mempercepat penemuan kasus TBC di masyarakat.

Pemeriksaan berlangsung di Balai Desa Sindangheula pada Rabu, 26 Agustus 2026, sejak pukul 07.00 WIB. Integrasi kedua layanan tersebut ditujukan agar warga lebih mudah memperoleh pemeriksaan kesehatan sekaligus meningkatkan peluang ditemukannya kasus TBC sejak dini.

Penemuan kasus secara cepat menjadi salah satu kunci pengendalian TBC. Warga yang memiliki gejala atau indikasi penyakit dapat segera diarahkan untuk mendapatkan pemeriksaan lanjutan dan penanganan sesuai kebutuhan pelayanan kesehatan.

Melalui kegiatan di tingkat desa, petugas kesehatan mendekatkan layanan kepada masyarakat. Pendekatan ini juga diharapkan mendorong warga untuk tidak menunggu kondisi memburuk sebelum memeriksakan kesehatan.

Kepala Desa Sindangheula, Suheli, mengatakan pemerintah desa mendukung kegiatan tersebut karena pemeriksaan langsung di lingkungan warga dapat memperluas akses pelayanan kesehatan.

“Kami sangat mendukung kegiatan tracing TBC yang terintegrasi dengan CKG ini. Dengan adanya pemeriksaan langsung di desa, masyarakat menjadi lebih mudah mendapatkan pelayanan kesehatan dan mengetahui kondisi kesehatannya sejak awal,” kata Suheli.

Menurut dia, masyarakat tidak perlu khawatir menjalani pemeriksaan. Jika ditemukan keluhan atau gejala yang mengarah pada TBC, pemeriksaan lebih awal memungkinkan warga memperoleh tindak lanjut lebih cepat.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak takut memeriksakan diri. Kalau ada keluhan atau gejala, lebih baik diketahui lebih awal sehingga bisa segera ditindaklanjuti. Ini penting untuk kesehatan diri sendiri, keluarga, dan lingkungan,” ujarnya.

Suheli mengapresiasi UPT Puskesmas Pabuaran yang melakukan pendekatan pelayanan kesehatan hingga tingkat desa. Menurut dia, kegiatan semacam itu dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Kegiatan tracing TBC terintegrasi CKG di Desa Sindangheula diharapkan tidak hanya menemukan kasus lebih cepat, tetapi juga memperkuat upaya pencegahan penularan di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Pemeriksaan di tingkat desa menjadi salah satu bentuk pendekatan layanan kesehatan yang menempatkan deteksi dini sebagai bagian penting dalam pengendalian TBC.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *