Jembatan Merah Putih Presisi Bayah Diresmikan, Polri Bangun 145 Jembatan di Banten

LEBAK, TirtaNews — Jembatan Merah Putih Presisi Polri di Kampung Bayah Satu, Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, resmi diresmikan pada Kamis, 13 Agustus 2026. Peresmian itu menjadi bagian dari pengoperasian ribuan jembatan dan sumber air bersih yang dibangun TNI-Polri di berbagai daerah.
Gubernur Banten Andra Soni mengikuti peresmian secara virtual bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo, Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim, dan Kapolda Banten Irjen Hengki. Kapolri sebelumnya tiba di Bayah dan disambut Andra Soni bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banten.
Presiden Prabowo Subianto meresmikan pembangunan tersebut dari Istana Negara, Jakarta. Dalam kesempatan itu, Prabowo mengatakan pembangunan 3.396 jembatan dan 3.000 sumber air bersih merupakan bagian dari pengabdian TNI dan Polri kepada masyarakat.
“Hari ini kita resmikan 3.396 jembatan dan 3.000 sumber air bersih,” kata Prabowo.
Menurut dia, pembangunan infrastruktur dasar tersebut menunjukkan kehadiran negara hingga wilayah terpencil dan jauh. Pemerintah, kata Prabowo, harus memastikan masyarakat memperoleh kualitas hidup yang lebih baik.
Prabowo juga menyebut pembangunan jembatan dan sumber air bersih sebagai bentuk gotong royong serta bukti pengabdian TNI dan Polri kepada rakyat.
Dalam laporan terpisah, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak mengatakan sejumlah jembatan dibangun dengan tingkat kesulitan berbeda. Jembatan terpanjang berada di Aceh Tamiang dengan bentang 240 meter. Adapun salah satu pembangunan tersulit berlangsung di Ogan Komering Ilir karena membutuhkan ponton dan penguatan tanah selama sekitar enam bulan.
Kapolri Listyo Sigit mengatakan Polri menargetkan pembangunan 895 Jembatan Merah Putih Presisi. Hingga peresmian, sebanyak 875 jembatan telah selesai, 17 masih dalam pembangunan, dan empat lainnya berada dalam tahap perencanaan.
Khusus di Banten, Polri telah membangun 145 Jembatan Merah Putih Presisi. Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak dibandingkan wilayah kepolisian daerah lainnya.
Sebelum mengikuti peresmian, Andra Soni bersama Forkopimda Banten mendampingi Kapolri meninjau kegiatan bakti kesehatan Biddokes Polda Banten yang bekerja sama dengan Puskesmas Bayah. Layanan kesehatan tersebut diikuti sekitar 1.500 peserta.
Masyarakat juga mendapat pelayanan perpanjangan surat izin mengemudi melalui mobil SIM keliling Satlantas Polres Lebak. Sejumlah pengemudi ojek daring turut memanfaatkan layanan tersebut.
Setelah seremoni, Kapolri menyapa para pelajar yang menggunakan jembatan sebagai akses menuju sekolah. Wakapolri Dedi Prasetyo kemudian menyerahkan tas dan alat tulis kepada para pelajar.
Pembangunan jembatan di Bayah sekaligus memperlihatkan fungsi infrastruktur yang dibangun bukan sekadar menghubungkan dua sisi wilayah. Jembatan tersebut menjadi akses harian warga dan pelajar, terutama di kawasan yang membutuhkan konektivitas lebih baik. (Ridwan/Red)
