KH Embay Mulya Syarif Minta Penanganan Insiden TNI-Brimob Dilakukan Transparan‎

0
KH Embay Mulya Syarif Minta Penanganan Insiden TNI-Brimob Dilakukan Transparan‎
Views: 7

‎SERANG, TirtaNews — Tokoh masyarakat Banten, KH Embay Mulya Syarif, meminta penanganan insiden yang melibatkan oknum anggota TNI dan Brimob dilakukan secara transparan serta berimbang. Permintaan itu disampaikan menyusul informasi mengenai pemeriksaan terhadap anggota TNI yang telah disampaikan kepada publik, sementara perkembangan penanganan terhadap pihak lain yang diduga terkait dalam peristiwa tersebut belum diketahui secara jelas.

‎Saat ditemui di kediamannya pada Senin, 8 Juni 2026, KH. Embay menegaskan bahwa prinsip kesetaraan di hadapan hukum harus diterapkan kepada seluruh pihak yang memiliki keterkaitan dengan suatu perkara.

‎Menurut dia, proses hukum tidak boleh berhenti pada satu pihak apabila terdapat dugaan keterlibatan pihak lain dalam rangkaian kejadian yang sama. Karena itu, aparat penegak hukum diminta menyampaikan perkembangan penanganan perkara secara terbuka kepada masyarakat.

‎”Semua pihak yang diduga terlibat harus diperiksa berdasarkan fakta dan alat bukti yang tersedia. Prosesnya perlu dilakukan secara transparan dan akuntabel,” kata KH. Embay.

‎Ia menegaskan bahwa setiap dugaan pelanggaran harus dibuktikan melalui mekanisme pemeriksaan resmi sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Oleh sebab itu, publik juga perlu menghormati asas praduga tak bersalah dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum proses penyelidikan selesai.

‎Menurut KH. Embay, keterbukaan informasi dalam penanganan kasus tersebut penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum. Transparansi juga diperlukan agar proses penegakan hukum berjalan secara adil, objektif, dan tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

‎Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai perkembangan pemeriksaan terhadap pihak-pihak lain yang disebut dalam pernyataan tersebut. Sementara itu, penanganan terhadap oknum anggota TNI dilaporkan telah dilakukan oleh Polisi Militer sesuai dengan kewenangannya. (Az/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *