Kantor Dibakar, Bupati Puncak Pastikan Pemerintahan Tetap Berjalan

0
Kantor Dibakar, Bupati Puncak Pastikan Pemerintahan Tetap Berjalan
Views: 57

PUNCAK, TirtaNews — Bupati Puncak Elvis Tabuni memastikan roda pemerintahan di Kabupaten Puncak tetap berjalan setelah sejumlah fasilitas pemerintah dibakar, dirusak, dan dijarah pada Selasa, 11 Agustus 2026.
‎
‎Elvis menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers di Guest House Elvis Tabuni, Ilaga, Rabu, 12 Agustus 2026. Ia menyebut kerusakan sejumlah kantor tidak boleh menghentikan pelayanan kepada masyarakat.
‎
‎Menurut Elvis, kerusuhan dipicu kesalahpahaman mengenai penurunan alokasi Dana Desa atau Dana Kampung pada 2026. Ia membantah pemerintah kabupaten melakukan pemotongan anggaran tersebut.
‎
‎“Untuk menghindari spekulasi, saya jelaskan datanya,” kata Elvis.
‎
‎Ia menjelaskan, Dana Desa Kabupaten Puncak yang terealisasi pada 2025 mencapai Rp154,74 miliar. Adapun alokasi pada 2026 sebesar Rp103,16 miliar. Dengan demikian, terjadi penurunan sekitar Rp51,58 miliar atau 33,33 persen.
‎
‎Elvis mengatakan perubahan tersebut merupakan bagian dari kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat. Menurut dia, penurunan alokasi bukan keputusan sepihak pemerintah Kabupaten Puncak.
‎
‎Ia meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat memperkeruh keadaan. Elvis juga meminta aparatur sipil negara kembali bekerja untuk memastikan pelayanan pemerintahan tetap berlangsung.
‎
‎“Kantor boleh rusak, tapi semangat melayani tidak boleh padam,” ujarnya.
‎
‎Pemerintah Kabupaten Puncak kini berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk mendata kerusakan dan kerugian akibat pembakaran, perusakan, serta penjarahan. Pendataan tersebut menjadi bagian dari langkah awal pemulihan fasilitas pemerintahan.
‎
‎Elvis menegaskan pemerintah daerah tetap berkomitmen menjalankan pelayanan publik di tengah kondisi fasilitas yang terdampak.
‎
‎Pemerintah juga mengimbau masyarakat menjaga keamanan dan menyelesaikan persoalan melalui komunikasi agar kerusakan fasilitas publik tidak kembali terjadi. (Jeri/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *