Gerak Jalan di Ciomas, Menanam Nasionalisme dari Jalan Desa

SERANG, TirtaNews — Ratusan pelajar dan warga mengikuti lomba gerak jalan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang, Rabu, 12 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Festival Ciomas Ngabring sekaligus rangkaian perayaan kemerdekaan.
Sebanyak 176 peserta dari tingkat PKG PAUD, SD, SMP, SMA hingga kategori umum mengikuti lomba. Mereka menempuh rute dari Pertigaan Kampung Gunung Kencana, Desa Ujung Tebu, hingga garis finis di SMAN 1 Ciomas.
Ketua panitia lomba, Abid, mengatakan gerak jalan digelar untuk menanamkan kedisiplinan, kekompakan, dan semangat nasionalisme sejak usia sekolah. Kegiatan tersebut juga menjadi agenda rutin masyarakat Ciomas dalam menyambut bulan kemerdekaan.
“Start dimulai dari Pertigaan Kampung Gunung Kencana Desa Ujung Tebu dan finish di SMAN 1 Ciomas. Kegiatan ini memang rutin diadakan setiap tahun menjelang HUT RI,” ujar Abid.
Salah seorang peserta dari SD Ujung Tebu, Iwan, mengaku senang mengikuti perlombaan tersebut. Ia mengatakan persiapan dilakukan bersama rekan-rekannya selama dua pekan.
“Kegiatan gerak jalan ini seru banget, terus agak capek juga, tapi senang bisa ikut lomba. Kami latihan selama dua minggu,” kata Iwan.
Panitia menempatkan dewan juri di tiga titik yang dirahasiakan. Peserta dinilai berdasarkan kekompakan, kerapian, serta keutuhan regu. Sistem penilaian itu diterapkan untuk menjaga objektivitas perlombaan.
Kegiatan tersebut melibatkan Muspika Kecamatan Ciomas bersama panitia Festival Ciomas Ngabring yang diketuai Uu Saepudin. Menurut Abid, waktu pelaksanaan dapat berubah setiap tahun, tetapi rangkaian kegiatan peringatan kemerdekaan tetap menjadi agenda bersama masyarakat dan unsur pemerintahan di Kecamatan Ciomas.
Aspek keselamatan peserta juga menjadi perhatian panitia. Tim kesehatan dari Puskesmas Ciomas dan tenaga kesehatan desa disiagakan selama kegiatan, termasuk kendaraan ambulans untuk mengantisipasi peserta yang mengalami kelelahan atau membutuhkan pertolongan.
Abid berharap lomba gerak jalan tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, tetapi menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperkuat kebersamaan dan menghidupkan kembali semangat kemerdekaan.
“Harapannya, tahun depan kegiatan lebih meriah, semakin banyak unsur yang berpartisipasi dan memberikan dukungan untuk Ciomas bangkit, bersatu, dan maju,” ujarnya. (Yuli/Red)
