Wagub Banten Dorong Pengembangan Catur untuk Generasi Muda

TANGERANG, TirtaNews — Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengapresiasi pembinaan olahraga catur yang dilakukan Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Tangerang. Menurut dia, catur tidak hanya menjadi cabang olahraga prestasi, tetapi juga sarana pendidikan karakter dan pengembangan kemampuan berpikir strategis.
Hal itu disampaikan Dimyati saat menghadiri Liga Catur Percasi Kabupaten Tangerang 2026 Putaran Kedua dan Open Ngeround Non Master di Gedung Serbaguna Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Minggu, 21 Juni 2026.
Dimyati menilai catur memiliki manfaat dalam melatih kesabaran, ketelitian, dan kemampuan mengambil keputusan. Ia juga melihat meningkatnya minat anak-anak terhadap olahraga tersebut, baik melalui sekolah catur maupun berbagai kompetisi yang digelar di daerah.
”Catur mengajarkan kehati-hatian, kesabaran, dan kemampuan menyusun strategi. Ini menjadi nilai positif dalam pembentukan karakter,” kata Dimyati.
Menurut dia, kegiatan catur juga dapat menjadi sarana interaksi sosial dan mempererat hubungan antaranggota keluarga. Dalam sejumlah turnamen, banyak orang tua yang mendampingi anak-anak mereka untuk mengikuti pertandingan maupun sekadar menyaksikan jalannya kompetisi.
Untuk memperluas pembinaan atlet muda, Dimyati mendorong Percasi Banten menggelar lebih banyak kompetisi berjenjang di tingkat sekolah, mulai dari SD hingga SMA/SMK. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaring bibit-bibit atlet yang berpotensi berprestasi di masa depan.
Selain itu, ia menilai catur merupakan olahraga yang relatif mudah diakses masyarakat karena tidak memerlukan fasilitas yang kompleks dan dapat dimainkan oleh berbagai kelompok usia.
Sementara itu, Ketua Cikupa Citra Chess Club Tangerang (C4T) Cahya Budi mengatakan Liga Catur Percasi Kabupaten Tangerang tahun ini diikuti 110 peserta yang berasal dari 20 klub catur di Kabupaten Tangerang.
Menurut dia, kompetisi tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan atlet sekaligus wadah bagi pecatur lokal untuk mengasah kemampuan melalui pertandingan yang berkelanjutan.
”Kegiatan ini menjadi sarana pembinaan sekaligus meningkatkan jam terbang para pecatur daerah,” ujar Cahya.
Percasi Kabupaten Tangerang berharap kompetisi yang digelar secara rutin dapat mendorong lahirnya atlet-atlet baru yang mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional. (Az/Red)
