Pascakebakaran KMP Batumandi, Warga Gelar Istighosah di Kantor ASDP Merak

0
Pascakebakaran KMP Batumandi, Warga Gelar Istighosah di Kantor ASDP Merak
Views: 5

CILEGON, TirtaNews.co.id – Ratusan warga menggelar istighosah dan doa bersama di halaman Kantor PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Merak, Kota Cilegon, Banten, Rabu, 28 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi bentuk dukungan moral masyarakat setelah insiden kebakaran KMP Batumandi.

Tokoh masyarakat Pulomerak, Alfayan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan inisiatif warga yang dilakukan secara sukarela. Menurut dia, tidak ada pihak yang membiayai kegiatan itu.

Alfayan mengatakan masyarakat pesisir memiliki keterkaitan erat dengan aktivitas penyeberangan Merak–Bakauheni. Karena itu, musibah yang menimpa kapal tersebut turut menjadi perhatian warga, terutama mereka yang menggantungkan penghidupan pada kegiatan kepelabuhanan.

“ASDP ini habis kena musibah, kami harus memberikan dukungan. Saya sebagai tokoh masyarakat Pulomerak bersama warga mendoakan supaya ASDP lancar, jaya dan keberadaannya semakin bermanfaat untuk masyarakat,” ujar Alfayan.

Ia menyebutkan sekitar 900 pekerja alih daya atau outsourcing di Pelabuhan Merak menggantungkan penghidupan pada aktivitas kepelabuhanan. Jumlah tersebut belum termasuk anggota keluarga yang turut bergantung pada pendapatan para pekerja.

Menurut Alfayan, keberlangsungan operasional pelabuhan bukan hanya berkaitan dengan layanan penyeberangan, tetapi juga berdampak pada kehidupan ekonomi masyarakat di sekitarnya.

Sementara itu, tokoh pemuda Islam Kecamatan Pulomerak, Ustad Samroni, mengatakan insiden KMP Batumandi perlu menjadi momentum untuk memperkuat perhatian terhadap keselamatan pelayaran.

Ia menilai doa bersama merupakan bagian dari ikhtiar spiritual yang perlu berjalan beriringan dengan langkah teknis dan perbaikan manajemen keselamatan.

“Selain ikhtiar secara teknis dan manajemen, kita sebagai umat beriman wajib berikhtiar secara batiniah melalui istighosah dan doa. Kita memohon agar Allah SWT senantiasa memberikan keselamatan bagi seluruh pelayaran, keselamatan bagi para pekerja, dan keselamatan bagi masyarakat,” kata Samroni.

Samroni juga mengajak masyarakat, terutama generasi muda, ikut menjaga keamanan dan kondusivitas kawasan Pelabuhan Merak. Menurut dia, pelabuhan tersebut merupakan salah satu simpul penting transportasi penyeberangan nasional.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kegiatan berlangsung khidmat. Warga, tokoh agama, tokoh pemuda, serta karyawan ASDP mengikuti rangkaian zikir, tahlil, dan doa bersama.

Doa dipanjatkan untuk keselamatan pengguna jasa penyeberangan, para pekerja pelabuhan, serta kelancaran operasional lintasan Merak–Bakauheni.

Di tengah dukungan moral masyarakat tersebut, aspek keselamatan tetap menjadi perhatian penting dalam penyelenggaraan transportasi laut. Evaluasi teknis dan penguatan prosedur keselamatan diperlukan agar layanan penyeberangan dapat berjalan dengan aman bagi penumpang maupun awak kapal. (Dd/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *