Jemaah Haji Khusus 2026 Tiba di Tanah Air, Disambut Keluarga dan Manajemen Travel

0
Jemaah Haji Khusus 2026 Tiba di Tanah Air, Disambut Keluarga dan Manajemen Travel
Views: 9

TANGERANG, TirtaNews — Jemaah haji khusus yang tergabung dalam Konsorsium Sari Ramada Arafah dan Gaido Travel tiba di Tanah Air pada Sabtu, 13 Juni 2026, setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji selama 25 hari di Arab Saudi. Kedatangan mereka di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, disambut jajaran manajemen, karyawan, serta keluarga jemaah dalam suasana haru dan penuh syukur.

‎Penyambutan berlangsung di Lounge Haji dan Umrah Bandara Soekarno-Hatta. Direktur Utama Gaido Travel, Muhammad Ghazi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari standar pelayanan yang diberikan kepada jemaah sejak keberangkatan hingga kepulangan.

‎“Ini adalah bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji khusus, mulai dari keberangkatan, pelaksanaan ibadah di Tanah Suci, hingga kembali bertemu keluarga di Indonesia,” kata Ghazi.

‎Acara diawali dengan tausiah yang disampaikan Founder Gaido Group, Muhammad Hasan Gaido, yang juga bertugas sebagai pembimbing ibadah haji dalam konsorsium tersebut. Dalam pesannya, Hasan mengajak para jemaah mensyukuri kesempatan menunaikan rukun Islam kelima serta menjaga nilai-nilai spiritual yang diperoleh selama berhaji.

‎“Alhamdulillah seluruh rangkaian ibadah haji dapat berjalan lancar. Semoga Allah menerima ibadah kita dan memberikan predikat haji mabrur,” ujarnya.

‎Hasan menekankan bahwa keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tidak terlepas dari kerja sama antara jemaah dan petugas selama berada di Tanah Suci. Menurut dia, tujuan utama seluruh rangkaian pelayanan adalah membantu jemaah meraih haji mabrur.

‎Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas ibadah setelah kembali ke kehidupan sehari-hari. “Haji mabrur terkoneksi dengan kebaikan,” katanya.

‎Pesan serupa disampaikan Amirul Hajj konsorsium sekaligus Direktur Utama Sari Ramada Arafah, H.M. Acung Wahyu. Menurut dia, kemabruran haji perlu diwujudkan dalam perilaku sehari-hari melalui peningkatan kepedulian sosial, memperbaiki kualitas ibadah, dan menjaga hubungan baik dengan sesama.

‎“Kesalahan kepada sesama manusia harus diselesaikan dengan saling meminta maaf dan saling memaafkan,” ujarnya.

‎Perwakilan jemaah sekaligus Ketua Alumni Haji 2026, H. Akhmad Saikhu Hasyim, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pembimbing dan petugas yang mendampingi perjalanan ibadah sejak keberangkatan hingga kepulangan.

‎“Kami merasakan pelayanan yang sangat baik sejak di Indonesia, selama di Makkah, Arafah, Muzdalifah, Mina, hingga Madinah,” kata Akhmad.

‎Sebagai bentuk dokumentasi perjalanan spiritual, para jemaah menerima sertifikat haji dari penyelenggara perjalanan, sertifikat digital dari Nusuk, serta dokumen pembayaran dam haji tamattu’.

‎Acara ditutup dengan saling bersalaman dan berpelukan antarjemaah diiringi lantunan Sholawat Badar. Setelah lebih dari tiga pekan bersama menjalani rangkaian ibadah di Tanah Suci, para jemaah kembali ke daerah masing-masing dengan harapan dapat menjaga nilai-nilai kemabruran dalam kehidupan sehari-hari.

‎“Mari kita jaga haji mabrur, karena haji mabrur terkoneksi dengan kebaikan,” kata Muhammad Ghazi menutup acara penyambutan. (Az/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *