Kepala Sekolah Diminta Jadi Penggerak Peningkatan Mutu Pendidikan

SERANG, TirtaNews – Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas meminta kepala sekolah berperan sebagai motor perubahan dalam meningkatkan mutu pendidikan. Menurut dia, kepemimpinan kepala sekolah menjadi faktor penting untuk melahirkan peserta didik yang unggul dan berprestasi.
Pernyataan itu disampaikan Najib saat membuka Silaturahim dan Koordinasi Kepala Sekolah Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia Regional Banten Barat di Aula TB Suwandi, Kompleks Pemerintah Kabupaten Serang, Sabtu (1/8).
Najib mengatakan keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kurikulum maupun ketersediaan sarana dan prasarana. Kepemimpinan kepala sekolah, kata dia, berperan dalam membangun budaya kerja, mengarahkan guru, dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.
”Kepala sekolah menjadi ujung tombak dalam mengarahkan tenaga pendidik agar anak didik semakin unggul dan berkualitas. Kepala sekolah juga harus memiliki spirit perubahan untuk melahirkan siswa yang unggul dan berprestasi,” ujarnya.
Ia menilai hubungan kepala sekolah dan guru tidak cukup sebatas hubungan administratif. Keduanya harus membangun kerja sama sebagai satu keluarga besar yang memiliki visi bersama menjadikan sekolah sebagai rumah kedua bagi peserta didik.
Menurut Najib, peningkatan mutu pendidikan juga membutuhkan sistem yang terintegrasi agar seluruh unsur di lingkungan sekolah, mulai dari guru, tenaga kependidikan, orang tua hingga pemerintah, dapat menjalankan perannya secara optimal.
Pemerintah Kabupaten Serang, kata dia, akan terus mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan kapasitas kepala sekolah dan tenaga pendidik. Sinergi antara pemerintah dan sekolah dinilai menjadi kunci dalam pembangunan sumber daya manusia.
Sementara itu, pimpinan JSIT Banten, Irmawati, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin organisasi untuk memperkuat koordinasi dan menyamakan persepsi di antara kepala sekolah yang tergabung dalam JSIT Indonesia Regional Banten Barat.
Menurut dia, kepala sekolah memiliki peran sentral dalam menerjemahkan kebijakan organisasi sebelum diterapkan di masing-masing satuan pendidikan. Karena itu, pemahaman kepala sekolah terhadap setiap program JSIT menjadi faktor penting agar implementasinya berjalan efektif.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 50 kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan di wilayah Banten Barat. Pada hari yang sama, JSIT Indonesia juga memperingati Milad ke-23 yang dipusatkan di Kota Depok, Jawa Barat, sebagai momentum memperkuat komitmen peningkatan mutu pendidikan Islam terpadu melalui penguatan kepemimpinan sekolah dan kompetensi pendidik. (Yuli/Red)
