Purnomo Yusgiantoro Resmi Pimpin IKAL Lemhannas 2026–2031

JAKARTA, TirtaNews — Ikatan Keluarga Alumni (IKAL) Lemhannas RI resmi dipimpin Prof. Purnomo Yusgiantoro untuk masa bakti 2026–2031. Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral itu dilantik sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) IKAL Lemhannas RI di Gedung Dwi Warna Lemhannas RI, Jakarta, Senin, 18 Mei 2026.
Purnomo terpilih secara aklamasi dalam forum organisasi alumni tersebut. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Dewan Pembina IKAL Lemhannas RI, Ace Hasan Syadzily, yang saat ini menjabat Gubernur Lemhannas RI.
Acara pelantikan dihadiri unsur Dewan Pembina, Dewan Kehormatan, Dewan Penasihat, jajaran pengurus DPP IKAL Lemhannas, serta sejumlah undangan dari berbagai kalangan.
Dalam pidato perdananya sebagai ketua umum, Purnomo menyebut jabatan yang diembannya bukan sekadar posisi organisasi, melainkan bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara. Ia menegaskan pentingnya menjaga marwah organisasi alumni Lemhannas sebagai wadah strategis yang turut mendukung pembangunan nasional.
“Visi IKAL bersama untuk menegakkan marwah IKAL yaitu kehormatan dan harga diri, untuk mendukung kehadiran almamater Lemhannas dalam ikut mendukung pembangunan,” ujar Purnomo.
Ia menyatakan akan memprioritaskan penguatan struktur organisasi di daerah, termasuk memperkuat Dewan Pengurus Daerah (DPD) dan membentuk koordinator wilayah di berbagai kawasan Indonesia. Langkah itu dinilai penting untuk memperluas keterlibatan alumni dalam menjawab tantangan kebangsaan.
Menurut Purnomo, soliditas alumni menjadi modal utama organisasi. Karena itu, ia mengajak seluruh anggota IKAL Lemhannas menjaga integritas dan memperkuat sinergi antaralumni.
“Kita semua adalah satu keluarga, satu barisan, dan satu tekad,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Purnomo juga menyampaikan apresiasi kepada Agum Gumelar yang telah memimpin IKAL Lemhannas selama empat periode. Ia turut menyampaikan penghargaan kepada pelaksana tugas Ketua Umum DPP IKAL Lemhannas atas kontribusi selama masa transisi kepengurusan.
Sementara itu, Ace Hasan Syadzily menilai pelantikan kepengurusan baru menjadi momentum penting untuk memperkuat kembali soliditas alumni Lemhannas di tengah dinamika nasional.
“IKAL Lemhannas harus mampu menjadi rumah bersama seluruh alumni, tanpa sekat dan tanpa polarisasi, dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujarnya.
Ace Hasan mengatakan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) IKAL Lemhannas yang digelar pada 11 April 2026 merupakan bagian dari proses pendewasaan organisasi sekaligus penguatan komitmen kebangsaan para alumni.
Ia berharap kepemimpinan Purnomo mampu membawa IKAL Lemhannas menjadi organisasi yang lebih solid, adaptif, dan aktif berkontribusi dalam pembangunan nasional serta penguatan ketahanan nasional.
Purnomo Yusgiantoro dikenal sebagai tokoh nasional yang memiliki rekam jejak panjang di bidang energi, pertahanan, dan pendidikan. Ia pernah menjabat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral pada 2000–2009 serta Menteri Pertahanan periode 2010–2014. Selain itu, ia juga pernah menjadi Wakil Gubernur Lemhannas RI pada 1998–2000.
Saat ini, Purnomo menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden RI Bidang Energi, Guru Besar Universitas Pertahanan Indonesia, serta dosen di Institut Teknologi Bandung. Ia juga aktif di berbagai organisasi akademik dan sosial, serta menerima sejumlah penghargaan nasional, termasuk Bintang Mahaputera Adipradana pada 2013 dan Bintang Mahaputera Adipurna pada 2025. (Az/Red)
