Menteri Agama Puji 12 Tahun Kepemimpinan Zudan di KORPRI

0
Menteri Agama Puji 12 Tahun Kepemimpinan Zudan di KORPRI
Views: 2

PANGKEP, TirtaNews — Menteri Agama Nasaruddin Umar memuji kepemimpinan Prof. Zudan selama 12 tahun di Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI). Ia menilai Zudan telah meninggalkan capaian penting dan konsisten mengawal program organisasi, termasuk Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) KORPRI tingkat nasional.

Pujian itu disampaikan Nasaruddin saat menutup MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026 di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, Sabtu malam, 29 Agustus 2026.

Menurut Nasaruddin, kepemimpinan Zudan menjadi tantangan bagi penggantinya. Ia berharap pemimpin KORPRI berikutnya mampu mempertahankan sekaligus meningkatkan capaian yang telah dibangun selama 12 tahun terakhir.

“Prof. Zudan sudah 12 tahun memimpin KORPRI dengan penuh prestasi,” kata Nasaruddin. “Siapa pun nanti yang akan menggantikan beliau, tantangannya harus lebih baik daripada pemimpin yang lama.”

Nasaruddin bahkan mengatakan Zudan masih layak dipertahankan apabila tidak ada ketentuan organisasi yang membatasi masa kepemimpinan. Ia menilai kapasitas Zudan tidak mudah ditemukan di lingkungan KORPRI.

“Seandainya tidak ada anggaran dasarnya seperti itu, mungkin masih bisa dipertahankan beliau, karena susah mencari seperti Pak Zudan di lingkungan KORPRI,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Zudan mengajak anggota KORPRI tidak berhenti pada pencapaian selama MTQ. Ia meminta nilai-nilai Al-Qur’an diterapkan dalam kehidupan keluarga, birokrasi, pemerintahan, dan masyarakat.

Zudan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan MTQ VIII KORPRI Nasional 2026.

Nasaruddin menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai nilai yang hidup dalam perilaku aparatur sipil negara. Konsep tersebut ia sebut sebagai living Qur’an.

Menurut dia, ASN harus menjadi penjernih, bukan pengeruh; penghubung, bukan pemisah; moderator, bukan provokator; serta penyelesai masalah, bukan pembuat masalah.

“Inilah kriteria living Qur’an bagi ASN,” kata Nasaruddin.

Ia berharap para peserta MTQ tidak hanya membawa pulang prestasi, tetapi juga menerapkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Penutupan MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 pun menjadi penanda penghormatan atas 12 tahun pengabdian Zudan di KORPRI. Pergantian kepemimpinan selanjutnya diharapkan tidak sekadar meneruskan program, tetapi juga meningkatkan capaian yang telah dibangun. (Husni/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *