Kontingen Jambore Nasional XII Dilepas, Sekda Serang Tekankan Mental dan Fisik

SERANG, TirtaNews — Sebanyak 48 anggota Gerakan Pramuka Kabupaten Serang akan mengikuti Jambore Nasional XII di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, pada 13–20 Agustus 2026. Sekretaris Daerah Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana meminta kontingen menjaga kondisi fisik, mental, disiplin, dan kekompakan selama mengikuti kegiatan.
Pelepasan kontingen dilakukan Zaldi di Pendopo Bupati Serang, Senin, 10 Agustus 2026. Kontingen terdiri atas 16 peserta putra, 16 peserta putri, serta 16 pendamping dan pembina.
Jambore Nasional XII mengangkat tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan”. Kegiatan ini diikuti anggota Pramuka dari kwartir cabang dan kwartir daerah seluruh Indonesia.
Dalam amanatnya, Zaldi mengatakan keikutsertaan di Jambore Nasional tidak semata mengejar prestasi. Pertemuan anggota Pramuka dari berbagai daerah menjadi ruang untuk memperluas pengalaman, wawasan, persaudaraan, dan kemandirian.
“Yang paling penting adalah seluruh peserta dan ofisial dapat menjaga kesehatan selama kegiatan berlangsung, mengikuti setiap kegiatan dengan disiplin, serta membawa nama baik Kabupaten Serang,” kata Zaldi.
Ia juga mengingatkan peserta mengenai filosofi tunas kelapa sebagai lambang Gerakan Pramuka. Menurut Zaldi, pohon kelapa memiliki kemampuan tumbuh dan beradaptasi dalam berbagai kondisi serta memberikan manfaat bagi lingkungan.
Filosofi tersebut, kata dia, harus menjadi karakter anggota Pramuka Kabupaten Serang: mampu beradaptasi, mandiri, dan memberi manfaat bagi masyarakat.
Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Serang, Lalu Farhan, mengatakan peserta yang diberangkatkan merupakan hasil seleksi dari seluruh kecamatan. Mereka menjalani proses seleksi dan pembinaan selama sekitar empat bulan sebelum mengikuti jambore.
“Peserta yang berangkat merupakan hasil seleksi dari seluruh kecamatan. Proses seleksi dilakukan secara ketat dan mereka juga telah menjalani pembinaan selama kurang lebih empat bulan sebagai persiapan menuju Jambore Nasional,” ujar Lalu.
Pembinaan tersebut mencakup persiapan mental dan fisik serta penguasaan berbagai pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan selama jambore.
Di Buperta Cibubur, peserta Kabupaten Serang akan mengikuti sejumlah kegiatan yang memadukan teori dan praktik. Agenda meliputi kegiatan perkemahan, keagamaan, olahraga, keterampilan, petualangan, teknologi, pertanian, seni budaya, hingga bela negara.
Kwarcab Kabupaten Serang berharap pengalaman selama jambore tidak berhenti setelah peserta kembali ke daerah. Para peserta diharapkan membawa pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh untuk dibagikan kepada anggota Pramuka lainnya.
Jambore Nasional dengan demikian menjadi lebih dari sekadar pertemuan besar anggota Pramuka. Bagi kontingen Kabupaten Serang, kegiatan tersebut menjadi ruang pembentukan karakter sekaligus kesempatan membangun jejaring dengan generasi muda dari berbagai daerah di Indonesia. (Yuli/Red)
