Indonesia Siap Pimpin Forum Kepegawaian ASEAN 2026-2028, BKN Bidik Penguatan Kolaborasi ASN

0
Indonesia Siap Pimpin Forum Kepegawaian ASEAN 2026-2028, BKN Bidik Penguatan Kolaborasi ASN
Views: 3

SIEM REAP, TirtaNews – Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan kesiapan Indonesia memimpin ASEAN Conference on Civil Service Matters (ACCSM) periode 2026–2028. Kepemimpinan itu akan dimanfaatkan untuk memperkuat kerja sama regional dalam pengembangan manajemen aparatur sipil negara (ASN), transformasi digital, dan reformasi birokrasi di kawasan ASEAN.

‎Komitmen tersebut disampaikan Kepala BKN Prof. Zudan Arif Fakrulloh dalam pertemuan bilateral dengan Deputy Prime Minister sekaligus Minister of Civil Service Kerajaan Kamboja, Hun Many, di sela penyelenggaraan 23rd ACCSM di Siem Reap, Kamboja, Selasa (4/8).

‎Menurut Zudan, Indonesia siap melanjutkan estafet kepemimpinan ACCSM dengan menghadirkan agenda yang berfokus pada penguatan kolaborasi antarnegera, inovasi kebijakan, peningkatan kapasitas aparatur, serta pemanfaatan teknologi digital dalam tata kelola pemerintahan.

‎Ia mengatakan forum tersebut diharapkan menjadi ruang berbagi praktik terbaik dan pengalaman antarnegara ASEAN dalam membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

‎Sebagai Ketua ACCSM periode 2026–2028, Indonesia telah menyiapkan sejumlah agenda internasional. Pada 2027, Yogyakarta direncanakan menjadi tuan rumah Preparatory Meeting dan Senior Officials Meeting. Adapun pada 2028, Bali dijadwalkan menjadi lokasi penyelenggaraan Senior Officials Meeting, Forum on Good Governance, Heads of Civil Service Meeting, hingga ACCSM+3 Heads of Civil Service Meeting.

‎BKN menilai kepemimpinan Indonesia dalam forum tersebut menjadi peluang untuk memperkuat posisi negara sebagai salah satu penggerak reformasi manajemen ASN di kawasan. Selain mendorong pertukaran pengalaman, Indonesia juga akan mengangkat isu pengembangan kompetensi aparatur, transformasi digital, serta pemanfaatan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) dalam birokrasi.

‎Hun Many menyambut positif kesiapan Indonesia memimpin ACCSM. Ia menilai kerja sama Indonesia dan Kamboja di bidang reformasi administrasi publik terus berkembang dan dapat diperluas, terutama dalam penguatan kapasitas aparatur menghadapi tantangan pemerintahan digital.

‎Di akhir pertemuan, Prof. Zudan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kerajaan Kamboja atas penyelenggaraan 23rd ACCSM. Ia mengajak seluruh negara anggota ASEAN memanfaatkan momentum pergantian kepemimpinan untuk memperkuat sinergi dan menghasilkan kebijakan yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik serta tata kelola pemerintahan di kawasan. (Husni/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *