FISIP UNMA Dorong Kepedulian Pendidikan Anak Desa Muruy

0
FISIP UNMA Dorong Kepedulian Pendidikan Anak Desa Muruy
Views: 13

PANDEGLANG, TirtaNews – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Mathla’ul Anwar (UNMA) Banten menggelar program pengabdian kepada masyarakat dengan menyalurkan perlengkapan sekolah kepada sekitar 100 siswa di Desa Muruy, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang. Kegiatan itu ditujukan untuk membantu meringankan beban keluarga sekaligus meningkatkan semangat belajar anak-anak di wilayah pedesaan, Kamis (23/7/2026).

‎Program bertema Peduli Pendidikan di Pedesaan, Mencerdaskan Anak Bangsa tersebut melibatkan dosen dari FISIP, Fakultas Hukum, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, serta mahasiswa. Selain membagikan tas sekolah, buku tulis, dan alat tulis kepada siswa Madrasah Diniyah Awaliah (MDA) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI), tim juga memberikan penyuluhan dan motivasi belajar.

‎Kegiatan itu berangkat dari kenyataan bahwa sebagian keluarga di pedesaan masih menghadapi keterbatasan ekonomi dalam memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah. Akibatnya, pembelian tas, buku, maupun alat tulis kerap harus menunggu setelah kebutuhan rumah tangga terpenuhi.

‎Wakil Rektor II Universitas Mathla’ul Anwar Banten, Nur Aziz Hakim, mengatakan perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menjalankan fungsi pendidikan dan penelitian.

‎Menurut dia, kampus harus mampu menawarkan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat, termasuk dalam meningkatkan akses dan kualitas pendidikan di daerah pedesaan.

‎”Pendidikan merupakan investasi terbesar bangsa. Setiap anak, termasuk yang berada di pelosok desa, berhak memperoleh kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

‎Dekan FISIP UNMA, Said Ariyan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Ia menilai ilmu yang diperoleh di kampus harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

‎Menurut Said, peningkatan mutu pendidikan membutuhkan kolaborasi antara perguruan tinggi, sekolah, pemerintah, masyarakat, dan keluarga agar kesempatan belajar dapat dinikmati seluruh anak.

‎Ketua Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP UNMA yang juga ketua pelaksana kegiatan, Ombi Romli, mengatakan bantuan perlengkapan sekolah merupakan bentuk dukungan agar anak-anak tetap termotivasi melanjutkan pendidikan.

‎Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan melalui kerja sama berbagai pihak sehingga manfaatnya semakin luas, terutama bagi masyarakat di wilayah pedesaan.

‎Melalui program tersebut, UNMA menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pemerataan pendidikan, sekaligus mendorong tumbuhnya kepedulian bersama terhadap masa depan generasi muda di desa. (Az/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *