BKN Dorong Pemda Siapkan Suksesor ASN lewat Manajemen Talenta

0
BKN Dorong Pemda Siapkan Suksesor ASN lewat Manajemen Talenta
Views: 6

JAKARTA, TirtaNews — Badan Kepegawaian Negara (BKN) meminta pemerintah daerah memperkuat penerapan manajemen talenta untuk menyiapkan aparatur sipil negara (ASN) yang mampu mengisi jabatan strategis secara terencana dan berbasis sistem merit.

‎Arahan tersebut disampaikan Kepala BKN, Prof. Zudan, saat memimpin pendampingan ekspose implementasi manajemen talenta bagi Pemerintah Kabupaten Buru, Kolaka, Bondowoso, dan Mojokerto di Kantor Pusat BKN, Jakarta, Rabu, 24 Juni 2026.

‎Menurut Zudan, tantangan birokrasi saat ini bukan sekadar mengisi jabatan yang kosong, melainkan memastikan tersedia calon pejabat yang telah dipersiapkan untuk menduduki posisi strategis ketika dibutuhkan.

‎”Manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk memastikan jabatan-jabatan strategis diisi oleh ASN yang memiliki kinerja tinggi, potensi unggul, dan selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah,” kata Zudan.

‎Ia menilai keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada kualitas sumber daya aparatur. Karena itu, setiap pemerintah daerah perlu memiliki peta suksesi yang jelas agar proses pengisian jabatan berlangsung secara terencana, bukan bersifat reaktif ketika terjadi kekosongan.

‎BKN, kata dia, terus mendampingi instansi pemerintah dalam mempercepat implementasi manajemen talenta melalui pemanfaatan aplikasi Sistem Manajemen Talenta (SIMATA).

‎Dalam forum tersebut, masing-masing pemerintah daerah memaparkan perkembangan penerapan manajemen talenta. Pemerintah Kabupaten Buru melaporkan telah memetakan 3.720 ASN dan menyusun simulasi pengisian jabatan melalui mekanisme succession planning berbasis talent pool.

‎Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kolaka telah memanfaatkan SIMATA untuk memetakan lebih dari 5.700 data kompetensi ASN sebagai dasar penentuan kandidat jabatan strategis. Adapun Kabupaten Bondowoso mencatat indeks kualitas data ASN mencapai 99,18 persen, yang menjadi dasar penyusunan puluhan kandidat suksesor pada level Jabatan Pimpinan Tinggi.

‎Kabupaten Mojokerto dinilai memiliki tingkat kematangan implementasi yang baik. Pemerintah daerah tersebut telah memetakan seluruh pejabat administrator dan pejabat fungsional madya sebagai dasar penyusunan rencana suksesi, sekaligus mengintegrasikan program pengembangan individu dan strategi retensi talenta ke dalam SIMATA.

‎Dalam evaluasi, panelis BKN menekankan pentingnya kualitas data ASN sebagai fondasi keberhasilan manajemen talenta. Pemerintah daerah juga didorong memperkuat strategi retensi talenta, meningkatkan sosialisasi kepada ASN, serta memanfaatkan hasil pemetaan talenta secara konsisten dalam pengisian jabatan.

‎Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN BKN, Herman, mengatakan hasil pemetaan talenta dapat dimanfaatkan untuk mempercepat pengisian jabatan secara lebih transparan, akuntabel, dan sesuai prinsip sistem merit setelah instansi memperoleh rekomendasi penerapan manajemen talenta.

‎BKN menegaskan akan terus mendampingi instansi pemerintah dalam membangun ekosistem manajemen talenta guna mencetak kader pemimpin birokrasi yang siap menjawab kebutuhan pembangunan daerah secara berkelanjutan. (Husni/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *