Mantan Bupati Nabire Nahkodai PSI Papua Tengah

Oplus_131072
NABIRE, TirtaNews — Nama Isaias Douw kembali menjadi perbincangan publik setelah beredarnya surat rekomendasi Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di media sosial. Surat tersebut menetapkan Douw sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Provinsi Papua Tengah untuk periode 2026–2029.
Rekomendasi itu disebut ditandatangani oleh Ketua Umum DPP PSI, Kaesang Pangarep, yang juga merupakan putra kedua Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo. Penyerahan rekomendasi dilakukan di Jakarta pada Senin, 12 April 2026.
Penunjukan Douw disambut hangat oleh masyarakat Papua Tengah. Sosok mantan Bupati Nabire dua periode itu dinilai memiliki rekam jejak pembangunan yang merata tanpa membedakan wilayah, baik di kawasan Saireri, Mepago, maupun Lapago. Selama masa kepemimpinannya, ia dikenal dekat dengan masyarakat dan terbuka bagi siapa saja yang datang berkunjung.
Di media sosial seperti Facebook, Instagram, TikTok, dan Twitter, dukungan terhadap Douw terus mengalir. Banyak warga menilai kepemimpinannya di PSI Papua Tengah menjadi langkah awal menuju peran yang lebih besar di tingkat provinsi.
Dalam pernyataannya, Douw menyinggung sosok Joko Widodo yang menurutnya masih memiliki tempat di hati sebagian besar rakyat Indonesia. Ia menegaskan bahwa perbedaan sikap terhadap seorang tokoh merupakan hal wajar, selama tidak dilandasi kepentingan pribadi.
“Yang menjadi kekhawatiran adalah ketika ketidaksukaan itu didasari oleh kepentingan pribadi. Kita tidak seharusnya menilai seseorang hanya karena materi,” ujarnya.
Douw pun mengajak masyarakat untuk bersikap objektif dalam menilai pemimpin, serta mengedepankan kepentingan bersama di atas kepentingan individu. (Jeri/Red)
