Konsorsium Haji Sari Ramada–Gaido Travel Matangkan Persiapan di Tengah Dinamika Timur Tengah

0
Konsorsium Haji Sari Ramada–Gaido Travel Matangkan Persiapan di Tengah Dinamika Timur Tengah
Views: 17

JAKARTA, TirtaNews – Momentum halal bihalal Idulfitri 1447 Hijriah dimanfaatkan jajaran pimpinan Sari Ramada dan Gaido Travel untuk mematangkan persiapan penyelenggaraan haji khusus 2026. Konsolidasi dilakukan di tengah meningkatnya dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah yang turut berdampak pada sektor penerbangan.

Direktur utama PT Sari Ramada Arafah H. M. Acung Wahyu, mengatakan pihaknya telah membentuk konsorsium bersama Gaido Travel guna memperkuat layanan penyelenggaraan haji khusus tahun ini. Dalam setiap tahap perencanaan, aspek keselamatan jemaah menjadi prioritas utama.

“Tahun ini kami membentuk konsorsium haji khusus bersama Gaido Travel. Dalam setiap perencanaan, keselamatan jemaah adalah hal yang paling utama,” ujar Wahyu dalam keterangannya pada Kamis 26 Maret 2026.

Sebagai bagian dari persiapan, konsorsium menjadwalkan kegiatan manasik haji pada 2–3 Mei 2026 di Hotel Kartika Chandra, Jakarta. Berdasarkan hasil rapat koordinasi, kesiapan keberangkatan jemaah disebut telah mencapai sekitar 95 persen.

Seluruh dokumen utama, termasuk visa bagi jemaah dan petugas, telah diterbitkan. Selain itu, berbagai kebutuhan layanan disebut telah dipersiapkan secara menyeluruh, mencakup program manasik, tiket pesawat, akomodasi hotel di Madinah dan Makkah, tenda di Arafah dan Mina, transportasi bus, hingga layanan pendukung lainnya.

Meski demikian, situasi geopolitik di Timur Tengah menjadi perhatian serius. Konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran berdampak pada stabilitas penerbangan di kawasan, termasuk laporan penundaan sejumlah penerbangan maskapai Qatar Airways.

Wahyu mengatakan pihaknya semula merencanakan penggunaan maskapai tersebut sebagai salah satu moda utama keberangkatan jemaah. Namun, dengan kondisi terkini, konsorsium akan meminta kepastian dan jaminan keamanan dari otoritas terkait.

“Kami akan meminta jaminan keamanan dan kepastian dari pemerintah terkait, baik dari Kementerian Haji Arab Saudi, Pemerintah Qatar, maupun pihak maskapai,” ujarnya.

Wahyu menambahkan seluruh tiket penerbangan telah dipesan dan dibayarkan sejak jauh hari, sehingga kepastian operasional menjadi krusial bagi penyelenggara maupun jemaah.

Di akhir pernyataannya, pihak konsorsium mengimbau seluruh panitia untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Komunikasi yang intensif dan koordinasi yang solid dinilai penting untuk menjaga rasa aman dan nyaman bagi para calon jemaah.

“Pelayanan terbaik adalah kunci. Informasi harus terus disampaikan secara jelas agar jemaah merasa tenang,” tandas Wahyu. (Az/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *