DWP BKN Kembangkan Hidroponik, Manfaatkan Botol Bekas untuk Ketahanan Pangan

0
DWP BKN Kembangkan Hidroponik, Manfaatkan Botol Bekas untuk Ketahanan Pangan
Views: 2

JAKARTA, TirtaNews.co.id – Dharma Wanita Persatuan Badan Kepegawaian Negara (DWP BKN) meluncurkan program tanaman hidroponik di lingkungan Kantor Pusat BKN, Rabu, 28 Oktober 2026. Program ini menggabungkan pemanfaatan lahan kosong, pengurangan limbah plastik, dan upaya mendukung ketahanan pangan keluarga.

Inisiatif tersebut menjadi bagian dari program kerja DWP BKN di bidang sosial budaya. Kegiatan ini juga diarahkan untuk mendukung program ASRI Presiden melalui penciptaan lingkungan yang lebih sehat, hijau, dan nyaman.

Ketua DWP BKN, Ninuk Triyanti Zudan, mengatakan penanaman sayuran secara hidroponik diharapkan memberi manfaat langsung bagi pegawai sekaligus memperindah lingkungan kantor. Hasil panen nantinya dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sayuran sehari-hari.

“Dengan sayur-sayuran yang bisa kita konsumsi sehari-hari, kita dapat mendukung pola hidup sehat. Selain itu, pemanfaatan lahan pekarangan di lingkungan BKN juga dapat membuat lingkungan menjadi lebih indah serta memberikan nilai tambah bagi ketahanan pangan dan nilai ekonomis,” ujar Ninuk.

Program tersebut dirancang agar mudah diterapkan tanpa membutuhkan biaya besar. DWP BKN mendorong penggunaan bahan yang tersedia di sekitar, termasuk botol plastik bekas, sebagai wadah tanaman.

Menurut Ninuk, keberhasilan program tidak cukup diukur dari peluncuran. Kegiatan harus berlanjut melalui perawatan tanaman, penanaman bibit, hingga panen. DWP BKN juga merencanakan pelatihan hidroponik agar pegawai dapat menerapkan metode serupa di lingkungan kantor maupun rumah masing-masing.

Penasihat DWP BKN, Prof. Zudan, menyambut baik pemanfaatan lahan untuk kegiatan bercocok tanam. Ia mengajak jajaran BKN mengoptimalkan tanah kosong dan ruang yang tersedia agar memiliki nilai guna.

“Mari kita manfaatkan lingkungan di sekitar kita, tanah-tanah kosong dan ruang-ruang yang tersedia, karena semuanya bisa memberikan manfaat,” kata Zudan.

Ia mengingatkan bahwa kegiatan bercocok tanam membutuhkan ketekunan dan perawatan berkelanjutan. Tanaman perlu dipelihara secara konsisten agar dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen sesuai harapan.

Zudan juga mendorong penataan lingkungan kantor agar lebih menarik dan menyenangkan bagi pegawai. Menurut dia, penghijauan melalui kegiatan sederhana seperti hidroponik dapat menjadi salah satu cara menciptakan suasana kerja yang lebih nyaman.

Peluncuran program ini memperlihatkan upaya memanfaatkan ruang kantor untuk kegiatan produktif. Namun, keberlanjutannya akan bergantung pada perawatan tanaman, keterlibatan pegawai, serta kemampuan program menghasilkan manfaat nyata bagi lingkungan dan kebutuhan pangan.

DWP BKN berharap kegiatan hidroponik dapat berkembang menjadi kebiasaan ramah lingkungan, sekaligus mendukung ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan dan bahan yang tersedia di sekitar. (Husni/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *