UNMA Banten Tekankan Karakter dan Integritas kepada 535 Mahasiswa Baru

PANDEGLANG, TirtaNews — Universitas Mathla’ul Anwar (UNMA) Banten menerima 535 mahasiswa baru melalui Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027. Dalam kegiatan tersebut, Rektor UNMA Banten Prof. Dr. Andriansyah, M.Si., menekankan pentingnya karakter dan integritas sebagai bagian dari proses pendidikan di perguruan tinggi.
PKKMB berlangsung selama tiga hari, 21–23 September 2026, di Gedung Serba Guna (GSG) Drs. Irsjad Djuwaeli, Pandeglang. Kegiatan mengangkat tema “Membangun Generasi Unggul Berkarakter Islami dan Berdaya Saing Global”.
Andriansyah mengatakan keberhasilan mahasiswa tidak semata ditentukan oleh capaian akademik. Menurut dia, kehidupan kampus harus menjadi ruang pembentukan kejujuran, karakter, dan integritas.
“Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk sekadar pintar, tetapi juga harus jujur, berkarakter, dan berintegritas,” kata Andriansyah.
Ia meminta mahasiswa baru memanfaatkan masa kuliah untuk belajar sekaligus membangun pengalaman. Aktivitas akademik, diskusi, organisasi, dan interaksi di lingkungan kampus, kata dia, merupakan bagian dari proses yang akan membentuk perjalanan mahasiswa.
“Wujudkan mimpi, nikmati, serta maknai setiap prosesnya, karena keberhasilan kita turut dibentuk oleh lingkungan yang akan kita lalui mulai sejak hari ini,” ujarnya.
Wakil Rektor III UNMA Banten sekaligus Ketua Pelaksana PKKMB 2026, Dr. Ir. Sony Sukmara, S.T., M.T., mengatakan masa awal perkuliahan merupakan tahap penting bagi mahasiswa untuk membangun kebiasaan akademik dan mengembangkan potensi.
Sony mendorong mahasiswa baru aktif mengikuti kegiatan kampus, berdiskusi, mengembangkan kreativitas, serta memanfaatkan kesempatan yang tersedia selama menjalani pendidikan.
“Mahasiswa harus berani berkembang, berani bertanya, dan berani mengambil kesempatan. Kampus adalah ruang untuk membangun kapasitas sekaligus menemukan potensi terbaik diri,” kata Sony.
Menurut Sony, PKKMB bukan sekadar seremoni penyambutan mahasiswa baru. Kegiatan tersebut menjadi pintu masuk bagi mahasiswa untuk mengenal kehidupan perguruan tinggi sebelum menjalani proses akademik dan kemahasiswaan.
Selama tiga hari, mahasiswa diperkenalkan dengan lingkungan kampus, kehidupan akademik, serta berbagai aktivitas kemahasiswaan. Dari kegiatan itu, mereka mulai memasuki fase baru yang menuntut kemandirian dalam belajar, berorganisasi, berdiskusi, dan berkarya.
Bagi UNMA Banten, masa awal perkuliahan menjadi kesempatan untuk menanamkan nilai akademik sekaligus karakter kepada mahasiswa. Pendidikan tinggi tidak hanya diarahkan pada pencapaian pengetahuan, tetapi juga pembentukan pribadi yang memiliki integritas dan mampu beradaptasi dengan lingkungan yang lebih luas. (Rhn/Red)
