Penyelamatan Korban Tsunami Uji Kolaborasi SAR dan Tim Medis Multinasional

0
Penyelamatan Korban Tsunami Uji Kolaborasi SAR dan Tim Medis Multinasional
Views: 6

PANDEGLANG, TirtaNews.co.id — Tim gabungan multinasional memperagakan penyelamatan korban tsunami di Pantai Mandalika, Anyer, Banten, dalam rangkaian latihan Humanitarian Assistance and Disaster Relief (HADR) pada Exercise Trident Resolve 2026, Rabu (23/9/26).
‎
‎Skenario kali ini mensimulasikan gempa bumi berkekuatan 8,8 skala Richter yang disusul tsunami. Tim SAR dikerahkan untuk menyisir perairan Mandalika dan mengevakuasi korban yang terdampak bencana.
‎
‎Dua korban ditemukan dengan kondisi berbeda. Seorang korban mengalami hipotermia dan dievakuasi menggunakan rubber boat oleh tim gabungan TNI, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), serta Taruna Siaga Bencana (Tagana).
‎
‎Korban kemudian diserahkan kepada Multinational Medical Disaster Team. Tim medis yang terdiri atas personel dari Amerika Serikat, Singapura, Brunei, Filipina, Thailand, dan negara peserta latihan lainnya memberikan penanganan awal sebelum korban dievakuasi ke rumah sakit.
‎
‎Adapun korban kedua ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah dievakuasi untuk selanjutnya menjalani proses identifikasi melalui Disaster Victim Identification (DVI).
‎
‎Demonstrasi tersebut disaksikan Komandan Latihan Exercise Trident Resolve 2026, Danrem 064/Maulana Yusuf Brigadir Jenderal TNI Daru Cahyadi Soeprapto, bersama Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih serta sejumlah pejabat militer dari negara peserta.
‎
‎Skenario ini menjadi bagian dari pengujian respons terpadu menghadapi bencana di wilayah pesisir. Rangkaian penanganan dimulai dari pencarian korban di laut, evakuasi, pertolongan medis, hingga identifikasi korban meninggal.
‎
‎Latihan juga memperlihatkan pembagian peran antara unsur militer dan sipil dari berbagai negara dalam satu operasi kemanusiaan. Koordinasi lintas negara diuji agar proses penyelamatan korban dapat berlangsung dari lokasi kejadian hingga fasilitas kesehatan. (Az/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *