Bupati Serang Minta Baznas Perbesar Kontribusi untuk Warga Terdampak Bencana

0
Bupati Serang Minta Baznas Perbesar Kontribusi untuk Warga Terdampak Bencana
Views: 8

SERANG, TirtaNews — Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Serang meningkatkan kontribusi bagi masyarakat. Pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dinilai perlu diarahkan pada program yang memberikan dampak langsung, terutama bagi warga yang membutuhkan bantuan.

Ratu Zakiyah menyampaikan hal itu saat menghadiri Milad ke-26 Baznas Kabupaten Serang yang dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan rangkaian HUT ke-500 Kabupaten Serang di Pendopo Bupati Serang, Selasa, 15 September 2026.

Menurut Ratu Zakiyah, perayaan Milad Baznas semula direncanakan berlangsung di Lapangan Tenis Indoor agar dapat dihadiri lebih banyak masyarakat. Namun rencana itu diubah karena Kabupaten Serang masih menghadapi kondisi bencana, termasuk kekeringan di sejumlah kecamatan dan dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.

“Jadi kami arahkan untuk melakukan kegiatan yang berdampak langsung kepada masyarakat,” kata Ratu Zakiyah.

Dalam kegiatan tersebut, Baznas mendistribusikan 100 tangki air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan. Bantuan air kemudian bertambah 147 tangki yang berasal dari organisasi perangkat daerah, mitra, serta Real Estate Indonesia.

Baznas juga menyalurkan bantuan untuk guru ngaji, guru madrasah, dan perbaikan rumah tidak layak huni. Sebanyak 27 rumah mendapat bantuan dengan nilai Rp25 juta per rumah.

Ratu meminta masyarakat, termasuk aparatur sipil negara, menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas Kabupaten Serang. Ia juga meminta Baznas memperkuat sosialisasi dan pengawasan unit pengumpul zakat (UPZ) hingga tingkat kecamatan dan desa.

“Kalau itu intens dilakukan oleh Baznas, saya yakin ke depan potensi zakat atau infak bisa tergali lagi,” ujarnya.

Ketua Baznas Kabupaten Serang Hasanudin mengatakan bantuan yang disalurkan dalam rangka Milad ke-26 mencakup rumah tidak layak huni, jamban sehat, air bersih, beasiswa, dan bantuan sosial lainnya.

Baznas, kata dia, juga menyalurkan 100 tangki air bersih untuk membantu warga yang terdampak kekeringan. Selain itu, lembaga tersebut memberikan bantuan kepada keluarga jurnalis yang hilang dalam insiden di perairan Selat Sunda saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.

Bantuan sembako diprioritaskan untuk warga di empat kecamatan, yakni Anyar, Cinangka, Puloampel, dan Bojonegara. Baznas juga menjadwalkan layanan pengobatan gratis yang akan digelar hingga Jumat dan menyasar wilayah tersebut serta kecamatan lainnya.

Untuk mengantisipasi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau, Baznas menyiapkan 30 ribu masker yang didistribusikan ke 29 kecamatan di Kabupaten Serang.

Hasanudin mengatakan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah Baznas Kabupaten Serang hingga September 2026 mencapai Rp19,7 miliar. Baznas masih berupaya meningkatkan penerimaan dengan menggali potensi zakat dari masyarakat dan perusahaan.

“Doain mudah-mudahan target kita tercapai,” kata Hasanudin.

Ia mengatakan Baznas telah menjalin kerja sama penghimpunan ZIS dengan sejumlah pihak di wilayah Serang Barat. Kerja sama serupa akan diperluas ke wilayah Serang Timur dalam beberapa pekan mendatang, termasuk melalui madrasah dan Kementerian Agama. (Yuli/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *