Andra Soni : UMKM Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat dari Bawah

0
Andra Soni : UMKM Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat dari Bawah
Views: 2

TANGSEL, TirtaNews — Gubernur Banten Andra Soni menilai pergerakan ekonomi masyarakat harus dimulai dari lapisan bawah. Salah satu cara yang dinilai dapat mendorong perputaran ekonomi tersebut adalah melalui kegiatan pesta rakyat yang melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.

‎Menurut Andra, kegiatan seperti pasar malam dan festival rakyat bukan sekadar ruang hiburan masyarakat. Kegiatan itu dapat menjadi tempat bertemunya warga dengan para pelaku usaha lokal.

‎“Pesta rakyat pada pasar malam turut menggerakkan perekonomian masyarakat. Memang, kalau mau menggerakkan perekonomian masyarakat itu harus dari bawah,” kata Andra saat menerima Komunitas Pengusaha Jaya Bersama (KPJB) Ciledug di Kantor Kerja Gubernur Banten, BLKI Serpong, Kota Tangerang Selatan, Kamis, 3 September 2026.

‎Dalam pertemuan tersebut, KPJB menyampaikan rencana penyelenggaraan Pesta Rakyat Ciledug 2026 yang akan digelar pada 31 Oktober hingga 1 November mendatang di Alun-Alun Ciledug, Kota Tangerang.

‎Kegiatan itu mengusung tema “Bersama Bertumbuh, Bersama Berdaya” dengan tagline “Belanja Murah, UMKM Tumbuh, Ciledug Tangguh”.

‎Andra mengatakan, perkembangan sebuah daerah dapat dilihat dari aktivitas yang berlangsung di sejumlah ruang publik. Pasar, menurut dia, menjadi pusat pergerakan ekonomi masyarakat. Sementara alun-alun menjadi ruang interaksi warga dan pendopo menjadi pusat pemerintahan.

‎Karena itu, keberadaan pasar malam maupun festival rakyat dinilai dapat mempertemukan masyarakat dengan pelaku usaha sekaligus membuka peluang bagi UMKM untuk berkembang.

‎“Pasar malam atau festival rakyat untuk mempertemukan masyarakat dengan para pengusaha. Mendukung UMKM berkembang, mendukung perekonomian rakyat,” ujarnya.

‎Andra juga menyoroti posisi Ciledug sebagai kawasan perbatasan dan penyangga Jakarta. Posisi tersebut, menurut dia, memberikan peluang besar bagi kawasan itu untuk terus berkembang.

‎Ciledug merupakan bagian dari Kota Tangerang yang memiliki nilai Produk Domestik Regional Bruto atau PDRB relatif tinggi. Kondisi itu dinilai menjadi salah satu modal bagi pertumbuhan aktivitas ekonomi masyarakat.

‎“Saya mendukung penyelenggaraan Festival Rakyat Ciledug 2026 untuk menggerakkan perekonomian masyarakat,” kata Andra.

‎Menurut dia, festival rakyat memiliki fungsi lebih luas daripada sekadar kegiatan perdagangan. Kehadiran musik, hiburan, dan berbagai kegiatan komunitas dapat menarik masyarakat untuk datang. Keramaian tersebut kemudian menciptakan peluang bagi pelaku UMKM untuk menawarkan produk mereka.

‎“Di pasar malam ada UMKM, musik, dan hobi masyarakat. Musik dan hiburan sebagai penarik agar masyarakat datang. Dipertemukan dengan pedagang, hiduplah perekonomian,” ujarnya.

‎Ketua Umum Forum Ekonomi Kreatif atau Fekraf Banten, M. Irfan Koyong, mengatakan organisasinya mendukung pelaksanaan Pesta Rakyat Ciledug 2026. Menurut dia, kegiatan tersebut berpotensi memberikan dampak langsung kepada pelaku ekonomi kreatif karena melibatkan sejumlah subsektor.

‎“Fekraf Banten mendukung penuh. Event ini melibatkan beberapa subsektor ekonomi kreatif, sehingga dampaknya dapat dirasakan secara langsung oleh para pelaku ekonomi kreatif dan UMKM,” kata Irfan.

‎Ia mengatakan keterlibatan berbagai subsektor ekonomi kreatif dalam kegiatan masyarakat dapat membuka ruang kolaborasi sekaligus memperluas pasar bagi pelaku usaha lokal.

‎Sementara Ketua Komunitas Pengusaha Jaya Bersama Ciledug, Wawan Gunawan, mengatakan Pesta Rakyat Ciledug 2026 dirancang sebagai ruang pertemuan bagi masyarakat Ciledug dan wilayah sekitarnya.

‎Selain mendorong transaksi ekonomi, kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat silaturahmi antarwarga.

‎“Pesta Rakyat Ciledug 2026 akan dilaksanakan di Alun-Alun Ciledug, Kota Tangerang,” kata Wawan. (Ov/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *