MTQ KORPRI 2028 Digelar di Maluku Utara, Prof. Zudan Minta Dampaknya Diperluas

0
MTQ KORPRI 2028 Digelar di Maluku Utara, Prof. Zudan Minta Dampaknya Diperluas
Views: 2

MAKASSAR, TirtaNews — Dewan Pengurus KORPRI Nasional mulai menyiapkan penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) KORPRI tingkat nasional 2028 yang akan digelar di Maluku Utara. Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional, Prof. Zudan, meminta persiapan dilakukan sejak dini agar pelaksanaan mendatang tidak sekadar menjadi kompetisi antarapatur sipil negara.

Zudan yang juga Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengatakan MTQ KORPRI harus memberi manfaat yang lebih luas, baik melalui perlombaan, festival, maupun kegiatan dakwah. Pernyataan itu disampaikan di Makassar, Selasa, 25 Agustus 2026, di sela pelaksanaan MTQ VIII KORPRI tingkat nasional di Sulawesi Selatan.

“Jadi berdampak yang luas dari lomba yang kita adakan atau festival, maupun dakwah yang kita lakukan,” ujar Zudan.

Menurut dia, persiapan lebih awal diperlukan agar penyelenggaraan MTQ 2028 dapat dikemas lebih baik. KORPRI juga didorong membuka ruang bagi pengembangan cabang perlombaan dan kegiatan pendukung sehingga semakin banyak ASN dapat berpartisipasi.

Zudan menilai penyelenggaraan MTQ KORPRI selama ini telah menunjukkan konsistensi dalam menjaga objektivitas penilaian. Dari enam kali pelaksanaan secara luring dan satu kali secara daring, kata dia, tidak ada peserta maupun kementerian dan lembaga yang menyampaikan keberatan terkait penilaian yang dianggap tidak adil.

Kondisi tersebut, menurut Zudan, merupakan capaian yang harus dipertahankan. Kredibilitas penyelenggaraan menjadi modal penting agar MTQ KORPRI tetap dipercaya oleh peserta dari berbagai daerah dan instansi pemerintah.

Ia juga menginginkan manfaat MTQ tidak berhenti setelah kompetisi berakhir. Salah satu gagasan yang didorong adalah pemanfaatan karya peserta, terutama kaligrafi, untuk kepentingan sosial.

Karya-karya tersebut, kata Zudan, dapat dipamerkan dan bahkan dilelang. Hasil lelang selanjutnya dapat disalurkan untuk membantu masyarakat atau daerah yang membutuhkan.

“Yang penting bisa menambah keimanan, bisa meningkatkan ketakwaan kita dan nilai Qur’ani lebih masuk lagi ke jajaran birokrasi,” katanya.

Estafet tuan rumah dari Sulawesi Selatan pada 2026 menuju Maluku Utara pada 2028 sekaligus menegaskan keberlanjutan MTQ KORPRI sebagai agenda nasional. Kegiatan ini mempertemukan ASN dari kementerian, lembaga, pemerintah provinsi, hingga pemerintah kabupaten dan kota.

Bagi KORPRI, MTQ bukan hanya arena untuk mengukur kemampuan peserta dalam bidang keagamaan. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi dan sarana memperkuat kebersamaan serta karakter ASN.

Setelah MTQ VIII KORPRI di Sulawesi Selatan rampung, Dewan Pengurus KORPRI Nasional akan mengalihkan perhatian pada persiapan penyelenggaraan di Maluku Utara. Persiapan sejak awal diharapkan membuat pelaksanaan 2028 lebih inklusif, berdampak sosial, serta mampu memperluas manfaat MTQ bagi ASN dan masyarakat. (Husni/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *