Danrem 064/MY Bacakan Amanat Pangdam, Prajurit Diminta Tak Menunggu Rakyat Kesulitan

SERANG, TirtaNews — Komando Resor Militer 064/Maulana Yusuf mengingatkan prajurit agar tidak hanya hadir ketika masyarakat sudah menghadapi persoalan. Pesan itu disampaikan dalam amanat Pangdam III/Siliwangi yang dibacakan Danrem 064/MY Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto dalam Upacara Bendera 17 September 2026 di Lapangan Makorem 064/MY, Serang, Kamis, 17 September 2026.
Upacara tersebut diikuti sekitar 150 prajurit dan pegawai negeri sipil Korem 064/MY.
Dalam amanatnya, Pangdam menekankan pentingnya kepekaan prajurit terhadap persoalan yang muncul di lingkungan masyarakat. Kehadiran TNI, menurut dia, tidak sebatas menjalankan tugas kedinasan, tetapi juga membangun komunikasi dan sinergi dengan pemerintah daerah, Polri, serta berbagai unsur masyarakat.
“Jangan menunggu masyarakat mengalami kesulitan baru kita datang,” kata Pangdam dalam amanat yang dibacakan Danrem.
Pangdam meminta prajurit meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi gangguan dan bencana. Salah satunya kebakaran hutan dan lahan yang membutuhkan respons cepat serta koordinasi antarlembaga.
Kepedulian terhadap lingkungan, kata dia, harus berjalan seiring dengan kemampuan personel mengambil tindakan ketika terjadi kondisi darurat.
Pesan kedisiplinan juga menjadi bagian dari amanat tersebut. Setiap personel diminta membudayakan check and recheck, termasuk memastikan peralatan dan fasilitas kantor yang tidak digunakan telah dimatikan sebelum meninggalkan ruangan.
Pangdam turut menyoroti perilaku prajurit di ruang digital. Personel diminta tidak gegabah mengunggah maupun memberikan komentar di media sosial. Setiap informasi perlu disaring sebelum dibagikan agar tidak menimbulkan persoalan dan tetap menjaga nama baik pribadi, keluarga, satuan, serta institusi TNI Angkatan Darat.
“Saring sebelum sharing, pikirkan sebelum berkomentar,” ujarnya.
Keselamatan berlalu lintas juga kembali ditekankan. Prajurit diminta mematuhi aturan lalu lintas dan menggunakan perlengkapan keselamatan sebagai bagian dari tanggung jawab dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Pada akhir amanat, Pangdam mengingatkan prajurit agar terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat.
“Jangan pernah lelah hadir untuk rakyat, karena TNI berasal dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan mengabdi untuk kepentingan rakyat,” kata Danrem. (Az/Red)
