Pemprov Banten Raih Penghargaan Infrastruktur, Diminta Terus Jaga Inovasi

JAKARTA, TirtaNews – Pemerintah Provinsi Banten meraih penghargaan sebagai Daerah Penggerak Pembangunan Infrastruktur untuk kategori Kepemimpinan Layanan Publik dan Penggerak Pembangunan Infrastruktur Jalan Desa Berkelanjutan dalam Warta Kota Award 2026. Penghargaan itu diterima Wakil Gubernur Banten A. Dimyati Natakusumah di Menara Kompas, Jakarta, Senin, 6 Juli 2026.
Dimyati mengatakan penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur. Menurut dia, keberhasilan pembangunan jalan dan jembatan di Banten tidak terlepas dari kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, akademisi, pemangku kepentingan, dan media.
”Media memiliki peran penting sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat sehingga hasil pembangunan dapat diketahui publik,” kata Dimyati.
Ia menyebut penghargaan tersebut menjadi evaluasi sekaligus motivasi untuk meningkatkan capaian pembangunan pada tahun-tahun berikutnya.
Dalam setahun terakhir, Pemerintah Provinsi Banten mempercepat pembangunan infrastruktur melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) dan program Bangun Jalan Desa Sejahtera atau Bang Andra. Melalui program IJD, pemerintah membangun jalan sepanjang 21,13 kilometer yang tersebar di Kota Serang, Kabupaten Serang, Pandeglang, Tangerang, dan Lebak.
Sementara melalui program Bang Andra, pada 2025 pemerintah merealisasikan pembangunan 62 ruas jalan dan satu jembatan dengan total panjang sekitar 71 kilometer. Program itu berlanjut pada 2026 dengan target penanganan 33 ruas jalan desa sepanjang 46,71 kilometer.
Penghargaan Warta Kota Award 2026 diberikan setelah melalui proses penilaian oleh tim juri yang menilai inovasi, transformasi, serta kepemimpinan kepala daerah dalam mendorong pelayanan publik dan pembangunan.
Anggota dewan juri, Lili Romli, mengatakan kepala daerah penerima penghargaan dinilai memiliki kepemimpinan yang inovatif, berorientasi jangka panjang, serta mampu mengambil keputusan strategis dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Menurut dia, karakter tersebut menjadi salah satu syarat penting bagi pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan wilayah. (Aep/Red)
