IPSM Usulkan Permensos Kolaborasi Pilar Sosial

0
IPSM Usulkan Permensos Kolaborasi Pilar Sosial
Views: 4

TOBA, TirtaNews – Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) mengusulkan kepada Kementerian Sosial menyusun Peraturan Menteri Sosial (Permensos) yang mengatur kolaborasi seluruh pilar sosial. Usulan tersebut menjadi salah satu rekomendasi Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) IPSM 2026 yang digelar bersamaan dengan Temu Nasional Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) ke-51 di Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, pada 30 Juni hingga 2 Juli 2026.

‎Ketua Umum IPSM Nasional, Prof. Dr. Andriansyah, mengatakan regulasi diperlukan agar koordinasi antarpilar sosial memiliki dasar hukum yang jelas hingga tingkat pelaksanaan di lapangan. Menurut dia, sinergi yang lebih kuat akan meningkatkan efektivitas program kesejahteraan sosial pemerintah.

‎”Masing-masing pilar sosial memiliki peran penting dalam pembangunan kesejahteraan masyarakat. Karena itu dibutuhkan payung hukum agar koordinasi berjalan lebih terarah,” kata Andriansyah.

‎Mukernas diikuti pengurus IPSM dari seluruh Indonesia, sekitar 1.000 Pekerja Sosial Masyarakat asal Sumatera Utara, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, serta berbagai unsur pilar sosial. Forum tersebut membahas penguatan organisasi, peningkatan kapasitas relawan sosial, dan koordinasi pelaksanaan program kesejahteraan sosial.

‎Dalam pembukaan di Hotel Sapadia Balige, perwakilan Kementerian Sosial, Indro, memaparkan komitmen pemerintah membina Pekerja Sosial Masyarakat sebagai mitra pelaksana berbagai program sosial di daerah. Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Pers, Totok Suryanto, menilai PSM merupakan kekuatan sosial yang tumbuh dari semangat kerelawanan dan memiliki kontribusi nyata bagi masyarakat.

‎Puncak kegiatan bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pekerja Sosial Masyarakat ke-51. Selain menjadi ajang silaturahmi relawan sosial, kegiatan diisi bakti sosial berupa pembagian paket sembako, pemberian alat bantu bagi lansia dan penyandang disabilitas, pameran produk Keluarga Penerima Manfaat (KPM), serta kegiatan olahraga bersama masyarakat.

‎Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, yang mengikuti acara secara virtual, menyampaikan apresiasi kepada seluruh PSM atas pengabdian selama lebih dari lima dekade. Ia mengajak para relawan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pilar sosial dalam mendukung program pemerintah.

‎Saat ini terdapat 33.191 Pekerja Sosial Masyarakat aktif yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. IPSM juga menyatakan kesiapan mendukung Program Sekolah Rakyat melalui pendataan calon siswa dari keluarga miskin dan miskin ekstrem agar penyaluran program berlangsung tepat sasaran.

‎Pada kesempatan yang sama, Kementerian Sosial bersama IPSM meresmikan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) Terintegrasi dengan Posyandu dan Polindes yang diklaim sebagai model pertama di Indonesia. Program tersebut didukung PT Kalbe Farma dan diresmikan secara simbolis oleh Staf Ahli Menteri Sosial Bidang Aksesibilitas Sosial, Abdul Muis.

‎Mukernas menghasilkan sejumlah rekomendasi yang akan disampaikan kepada Kementerian Sosial, antara lain penyusunan Permensos tentang kolaborasi pilar sosial, peningkatan kapasitas PSM, penguatan koordinasi pemerintah daerah dengan relawan sosial, pengembangan model Puskesos Terintegrasi, serta penguatan peran PSM dalam mendukung berbagai program prioritas pemerintah. (Az/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *