Bunda Literasi Banten Dorong Budaya Baca Dimulai dari Keluarga

0
Bunda Literasi Banten Dorong Budaya Baca Dimulai dari Keluarga
Views: 12

TANGERANG, TirtaNews – Bunda Literasi Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, mengajak pemerintah, pengelola perpustakaan, dan berbagai pemangku kepentingan memperkuat budaya baca masyarakat dengan menanamkan kebiasaan membaca sejak usia dini, terutama di lingkungan keluarga.

‎Ajakan itu disampaikan Tinawati saat membuka kegiatan Capacity Building Pustakawan se-Banten di Hotel Novotel BSD, Kabupaten Tangerang, Senin (29/6). Menurut dia, perpustakaan kini tidak lagi sekadar berfungsi sebagai tempat penyimpanan buku, tetapi telah berkembang menjadi ruang belajar, berkolaborasi, berkarya, dan melahirkan inovasi.

‎”Menumbuhkan minat baca harus dimulai sejak dini, terutama dalam keluarga,” kata Tinawati.

‎Ia juga meminta pustakawan terus meningkatkan kompetensi agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat. Menurut dia, pustakawan tidak hanya berperan sebagai pengelola koleksi, tetapi juga fasilitator pengetahuan dan pembelajar sepanjang hayat.

‎Kepala Divisi Sistem Pembelajaran dan Perpustakaan Bank Indonesia Institute, Senorita Pritaningrum, mengatakan percepatan transformasi digital menuntut perpustakaan mengubah pola layanan. Perpustakaan, kata dia, harus berkembang menjadi pusat pembelajaran dan inovasi yang mampu menyediakan akses informasi secara cepat dan relevan.

‎Dalam pelatihan tersebut, peserta juga dibekali pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI) untuk mendukung layanan perpustakaan. Namun, Senorita menilai penguasaan teknologi harus diimbangi dengan pola pikir yang terbuka terhadap perubahan serta kemauan untuk terus belajar.

‎Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Rawindra Ardiansyah, mengatakan kegiatan berlangsung selama dua hari, 29–30 Juni 2026, dengan metode luring dan daring. Pesertanya berasal dari berbagai instansi perpustakaan di Provinsi Banten.

‎Menurut Rawindra, pemanfaatan AI diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan, memperluas akses informasi, dan mendorong lahirnya layanan perpustakaan yang lebih inovatif serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat. (Az/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *