Usai Kisruh Para Ketua, Pelatihan Management Strategis Berbasis Inkubasi Digitalisasi Sekretaris KDMP Sepi

0
Usai Kisruh Para Ketua, Pelatihan Management Strategis Berbasis Inkubasi Digitalisasi Sekretaris KDMP Sepi
Views: 3

Tirtanews.co.id, Pandeglang, Banten – Pelatihan pengurus Koperasi Desa Merah Putih di salah satu hotel di wilayah Kecamatan Carita Kabupaten Pandeglang, Banten, dengan tema Pelatihan Management Strategis Berbasis Inkubasi Digitalisasi Koperasi Desa Merah Putih yang didukung layanan digitalisasi pendampingan pasca pelatihan (ToT) Kabupaten Pandeglang, untuk tingkatan Sekretaris KDMP, Minim Peserta.

Hasil informasi yang berhasil dihimpun, pelatihan lanjutan untuk Sekretaris KDMP yang seharusnya diikuti oleh 163 Sekretaris KDMP, ini hanya di ikuti oleh kurang lebih 45 peserta saja. Diduga, hal tersebut akibat sebelumnya para Ketua KDMP melakukan boikot acara pelatihan tersebut, setelah sebelumnya terjadi kekisruhan.

Kurang lebih 45 Sekretaris KDMP saja yang mengikuti pelatihan Management Strategis Berbasis Inkubasi Digitalisasi Koperasi Desa Merah Putih yang didukung layanan digitalisasi pendampingan pasca pelatihan (ToT) Kabupaten Pandeglang,” ungkap salah satu peserta yang enggan disebutkan namanya ketika dikonfirmasi media ini melalui telephone selular, Rabu (29/04/2026).

Mungkin akibat kejadian kemarin pelatihan tingkat Ketua KDMP yang berakhir kisruh dan berakhir dengan memboikot acara pelatihan ini, yang hingga sekarang belum tahu seperti apa endingnya. “Kalau kami hanya mengikuti saja, sesuai agenda pelatihan, dan mudah mudahan untuk tingkat Sekretaris ini tidak berujung dengan kekisruhan seperti kemarin,” imbuhnya.

Seperti diketahui sebelumnya, acara Pelatihan Management Strategis Berbasis Inkubasi Digitalisasi Koperasi Desa Merah Putih yang didukung layanan digitalisasi pendampingan pasca pelatihan (ToT) Kabupaten Pandeglang, untuk tingkatan Ketua KDMP kemarin, berakhir kisruh dan berjuang memboikot acara pelatihan yang di laksanakan oleh PT. Garuda Solusi Kreatif.

Pelatihan yang di laksanakan oleh PT. Garuda Solusi Kreatif sama sekali tidak profesional. Dari mulai pelayanan nginap dan makan yang kami anggap kurang layak, kompetensi pemateri, dan terakhir soal uang transport para peserta yang diberikan hanya Rp. 150.000 per peserta. “Padahal seperti yang kita tahu, kegiatan ini menelan anggaran sebesar Rp.14.980.000 per desa yang di ambil dari anggaran Dana Desa tahun anggaran 2026, dan apabila dijumlahkan Satu kabupaten itu nilainya fantastis,” kata Entis Sumantri Kordinator Lapangan Forum KDMP Kabupaten Pandeglang, Selasa (28/04/2026).

Anehnya, lanjut Entis, perwakilan Pemda Kabupaten Pandeglang yang di wakili oleh Kadis Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Pandeglang yang hadir kemarin, mengatakan pihak Pemda Pandeglang tidak tahu menahu soal kegiatan ini, Pemda Pandeglang hanya sebagai undangan saja, bukan sebagai narasumber atau pemateri.

Bahkan dari pihak PT. Garuda Solusi Kreatif dan Agrinas tidak ada yang hadir pada acara pelatihan, dengan alasan yang tidak jelas, karena itu kami meminta perwakilan dari pelaksana untuk dihadirkan, namun tidak ada,” tandasnya.

Kami juga menyatakan memboikot dan menolak kegiatan pelatihan yang di selenggarakan oleh PT. GARUDA SOLUSI KREATIF dan untuk agenda pelatihan tahapan selanjutnya untuk di stop dan tidak dilaksanakan dulu, sampai ada solusi kongkrit untuk Koprasi Desa Merah Putih (KDMP) kabupaten Pandeglang. “Apalagi anggaran yang di gelontorkan untuk pelatihan ini per/KDMP sebesar Rp.14.980.000 yang di potong secara langsung dari desa melalui bang Penyalur Bank BJB,” pungkasnya.

Hingga berita ini ditayangkan, wartawan belum bisa konfirmasi dengan pihak PT. Garuda Solusi Kreatif untuk diminta keterangannya. (Ri3z/02).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *