Minyak Sawit Tumpah Sepanjang 600 Meter, Sejumlah Pemotor Terjatuh di Kopo

0
Minyak Sawit Tumpah Sepanjang 600 Meter, Sejumlah Pemotor Terjatuh di Kopo
Views: 2

SERANG, TirtaNews.coid — Tumpahan minyak sawit dari sebuah truk tangki menyebabkan kemacetan di Jalan Raya Kopo-Maja, tepatnya di Desa Mekar Baru, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang. Minyak yang tercecer sepanjang sekitar 600 meter membuat permukaan jalan licin. Sejumlah pengendara sepeda motor dilaporkan terjatuh setelah kendaraannya tergelincir.

Truk tangki bernomor polisi N 8216 UQ itu diduga mengalami kebocoran pada bagian tangki sehingga muatan minyak sawit berceceran di sepanjang jalan. Kondisi tersebut membahayakan pengguna jalan yang melintas.

Kapolsek Kopo Inspektur Polisi Satu Aripin Simbolon mengatakan, polisi menerima laporan warga melalui layanan Call Center 110 pada Rabu, 4 November 2026, sekitar pukul 23.30 WIB. Laporan tersebut menyebutkan adanya tumpahan minyak yang menyebabkan sejumlah pengendara terjatuh dan arus lalu lintas tersendat.

“Setelah menerima laporan dari masyarakat melalui Call Center 110, anggota langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Kami mendapat informasi sejumlah pengendara motor terjatuh akibat jalan yang licin,” kata Aripin, Rabu, 4 November 2026.

Petugas Polsek Kopo bersama warga kemudian menaburkan pasir di atas tumpahan minyak untuk mengurangi tingkat kelicinan jalan. Namun, karena ceceran minyak cukup panjang dan masih membahayakan pengendara, polisi meminta bantuan Dinas Pemadam Kebakaran untuk membersihkan permukaan jalan dengan penyemprotan air.

Menurut Aripin, langkah tersebut dilakukan agar sisa minyak sawit yang menempel di aspal dapat dibersihkan sehingga jalan kembali aman dilalui kendaraan.

Truk tangki tersebut diketahui mengangkut minyak sawit yang rencananya dikirim ke wilayah Bogor melalui jalur Jasinga. Setelah penanganan dilakukan bersama petugas pemadam kebakaran dan warga, arus lalu lintas yang sempat tersendat kembali normal.

Aripin mengingatkan pengemudi kendaraan angkutan barang agar memeriksa kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan, terutama bagian tangki dan keamanan muatan. Kebocoran maupun tumpahan barang angkutan di jalan raya berpotensi menyebabkan kecelakaan dan membahayakan pengguna jalan lainnya. (Sarman/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *