Pekerja Sosial Deiyai Dituntut Menjangkau Warga Rentan hingga Pelosok

0
Pekerja Sosial Deiyai Dituntut Menjangkau Warga Rentan hingga Pelosok
Views: 5

DEIYAI, TirtaNews.co.id — Pelayanan sosial tidak cukup berhenti pada penyaluran bantuan. Jangkauan terhadap warga rentan, ketepatan sasaran program, dan pendampingan masyarakat menjadi tantangan bagi Dinas Sosial Kabupaten Deiyai dalam memastikan hak kesejahteraan sosial terpenuhi.

Komitmen itu menjadi perhatian Dinas Sosial Kabupaten Deiyai di bawah kepemimpinan Kepala Dinas Sosial Yulita Mote, S.S. Koordinasi lintas pihak dan kerja bersama dinilai penting agar pelayanan tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau masyarakat di pelosok kampung.

Ketua Tim Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kabupaten Deiyai, Elipas Pakage, S.Sos., mengatakan perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat rentan perlu terus diperkuat. Penanganan berbagai persoalan kesejahteraan sosial, menurut dia, membutuhkan sinergi antara pemerintah dan para pekerja sosial.

Pekerja sosial memiliki peran dalam mendampingi masyarakat yang menghadapi persoalan sosial, termasuk kelompok yang kesulitan mengakses layanan dan bantuan. Peran tersebut tidak hanya berkaitan dengan penanganan masalah, tetapi juga membantu masyarakat memperoleh akses terhadap hak dan pelayanan yang tersedia.

Di Deiyai, upaya memperluas jangkauan pelayanan menjadi penting mengingat kebutuhan masyarakat di setiap kampung tidak selalu sama. Pendataan yang akurat, koordinasi petugas, dan pemantauan di lapangan diperlukan agar program pemerintah sesuai dengan kondisi warga yang membutuhkan.

Dinas Sosial bersama unsur TKSK diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dalam menjalankan program perlindungan sosial dan pemberdayaan. Dengan begitu, warga yang rentan tidak terlewat dalam proses pendataan maupun penanganan.

Pelayanan yang humanis juga menjadi bagian penting dari kerja sosial. Pendekatan yang menghormati martabat masyarakat diperlukan agar penerima layanan tidak hanya dipandang sebagai penerima bantuan, tetapi juga sebagai warga yang memiliki hak untuk hidup sejahtera dan mandiri.

Semangat tersebut menjadi landasan bagi penguatan pelayanan sosial di Kabupaten Deiyai. Pemerintah dan pekerja sosial diharapkan terus membangun kerja sama untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera, mandiri, dan bermartabat.

“Pelayanan sosial adalah panggilan hati. Dengan semangat kebersamaan, kita membangun Deiyai dari hati untuk masyarakat,” demikian pesan yang disampaikan dalam seruan penguatan pelayanan sosial tersebut.

Upaya itu sejalan dengan semangat pembangunan Deiyai yang mengedepankan kebersamaan dan kesejahteraan masyarakat melalui semboyan “Menuju Enaimo Ekowai Untuk Deiyai”. (Jeri/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *