Bupati Serang Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Berinovasi

0
Bupati Serang Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Berinovasi
Views: 5

SERANG, TirtaNews.co.id — Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah meminta para santri tidak hanya mendalami ilmu agama, tetapi juga menguasai pengetahuan dan teknologi. Ia menilai kemampuan tersebut penting agar santri dapat berinovasi, berkarya, dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Pesan itu disampaikan Ratu Zakiyah saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Santri Nasional 2026 di halaman Pendopo Bupati Serang, Kamis, 22 Oktober 2026.

Menurut dia, peran santri dalam memperkuat bangsa harus terus berlanjut. Jika para santri dan ulama dahulu berjuang mempertahankan kemerdekaan, kini perjuangan dapat dilakukan melalui pendidikan, pengembangan pengetahuan, dan pemberdayaan ekonomi.

“Sekarang para santri menguatkan negeri dengan terus menuntut ilmu, baik ilmu agama, pengetahuan, maupun teknologi, sehingga bisa berinovasi dan berkarya,” kata Ratu Zakiyah.

Ia mengatakan santri memiliki peran dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa. Dengan bimbingan ulama, santri diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan, termasuk melalui gagasan baru dan kegiatan ekonomi produktif.

Pemerintah Kabupaten Serang, kata dia, mendukung keberadaan pesantren salaf maupun modern yang berperan dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan dan membentuk akhlak santri. Ia juga mendorong pesantren agar tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi turut melahirkan generasi yang mampu menjawab tantangan zaman.

Dukungan pemerintah daerah terhadap pesantren, menurut Ratu Zakiyah, antara lain diberikan melalui penghargaan kepada anak yatim dan penghafal Al-Quran serta bantuan pembangunan bagi sejumlah pondok pesantren melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat.

Namun, ia mengakui besaran bantuan masih bergantung pada kemampuan anggaran daerah. Pemerintah, kata dia, akan melihat kembali peluang penambahan dukungan pada masa mendatang sesuai ketersediaan anggaran.

Selain pendidikan dan pemberdayaan ekonomi, Ratu Zakiyah mengingatkan santri agar bijak menggunakan media sosial. Di tengah keterbukaan informasi, santri diminta mampu memilah informasi dan tidak ikut menyebarkan kabar bohong atau hoaks.

“Santri juga harus dapat memfilter situasi yang ada dan menggunakan media sosial dengan bijak,” ujarnya.

Peringatan Hari Santri Nasional tersebut dihadiri Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas, Sekretaris Daerah Zaldi Dhuhana, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, pejabat Pemerintah Kabupaten Serang, serta sejumlah organisasi masyarakat Islam.

Ratu Zakiyah berharap momentum Hari Santri menjadi pengingat atas perjuangan ulama dan santri sekaligus mendorong generasi muda pesantren untuk terus belajar, menghasilkan karya, dan mengambil bagian dalam pembangunan Kabupaten Serang. (Yuli/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *