PSEL Serang Raya Ditargetkan Groundbreaking Desember, Kabupaten Serang Siapkan 400 Ton Sampah

0
PSEL Serang Raya Ditargetkan Groundbreaking Desember, Kabupaten Serang Siapkan 400 Ton Sampah
Views: 16

SERANG, TirtaNews — Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik atau PSEL Serang Raya ditargetkan memasuki tahap groundbreaking pada Desember 2026. Kabupaten Serang menyatakan siap memasok hingga 400 ton sampah untuk mendukung operasional fasilitas yang akan dibangun di TPSA Cilowong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang.

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengatakan kesiapan pasokan sampah menjadi salah satu komitmen pemerintah daerah dalam mendukung proyek yang melibatkan Kabupaten Serang, Kota Serang, dan Kota Cilegon tersebut.

“Kita memastikan bahwa pasokan sampah ketika nanti beroperasi harus sudah sampai ke tempat PSEL sebanyak 400 ton,” kata Ratu kepada wartawan seusai audiensi perkembangan proyek PSEL Serang Raya di Aula Setda Pemerintah Kota Serang, Senin, 7 September 2026.

Audiensi itu dihadiri Gubernur Banten Andra Soni, Wali Kota Serang Budi Rustandi, Wali Kota Cilegon Robinsar, perwakilan Danantara, serta Kementerian Koordinator Bidang Pangan.

Bupati mengatakan proyek PSEL diharapkan menjadi salah satu solusi untuk mengurangi persoalan penumpukan sampah, termasuk di Kabupaten Serang yang menurut dia masih menghadapi kondisi darurat sampah.

“Ini salah satu solusi untuk mengurai timbunan sampah yang ada di mana-mana. Kabupaten Serang masih menghadapi persoalan sampah,” ujarnya.

Dalam rapat koordinasi tersebut, pemerintah daerah membahas sejumlah persiapan menjelang pembangunan proyek, termasuk pembagian tanggung jawab para pihak yang tergabung dalam perjanjian kerja sama.

Salah satu pembahasan menyangkut pematangan lahan di lokasi pembangunan PSEL. Bupati mengatakan Kabupaten Serang bersama pihak terkait perlu menyiapkan dukungan anggaran untuk pekerjaan tersebut.

“Kita harus menyiapkan anggaran untuk pematangan lahan sebesar Rp 4 miliar,” kata dia.

Selain kesiapan lahan, Pemerintah Kabupaten Serang juga menyiapkan penambahan armada pengangkut sampah. Ratu mengatakan kebutuhan ideal armada mencapai 41 unit, sementara jumlah kendaraan yang tersedia saat ini baru sekitar separuh dari kebutuhan.

Pemerintah Kabupaten Serang, kata dia, telah mengalokasikan anggaran tambahan untuk pengadaan dump truck dan kendaraan amrol melalui anggaran perubahan tahun ini. Penambahan armada juga direncanakan berlanjut pada 2027 dan 2028.

Secara keseluruhan, pemerintah daerah memperkirakan dukungan anggaran untuk kebutuhan tersebut mencapai sekitar Rp 58 miliar.

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan rapat koordinasi bersama pemerintah daerah dan pihak terkait dilakukan untuk memastikan perkembangan proyek PSEL yang akan melayani tiga wilayah, yakni Kabupaten Serang, Kota Serang, dan Kota Cilegon.

Menurut dia, lokasi pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi tersebut telah ditetapkan di Cilowong, Kota Serang.

“Target dari pemerintah dan Danantara, proyek ini bisa groundbreaking pada Desember 2026,” kata Andra.

PSEL Serang Raya diharapkan menjadi salah satu fasilitas pengolahan sampah regional untuk menangani persoalan sampah di kawasan Serang dan Cilegon sekaligus mengubah sebagian sampah menjadi sumber energi listrik. (Yuli/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *