Kadinsos Deiyai Apresiasi Kinerja Bupati, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas‎

0
Kadinsos Deiyai Apresiasi Kinerja Bupati, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas‎
Views: 7

DEIYAI, TirtaNews — Kepala Dinas Sosial Kabupaten Deiyai, Yulita Mote, S.S., mengapresiasi kinerja Bupati Deiyai Melkianus Mote, S.T., selama enam bulan terakhir. Apresiasi itu disampaikan bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Deiyai, Senin, 17 Agustus 2026.

‎Upacara berlangsung di halaman Kantor Bupati Deiyai, Waghete. Melkianus bertindak sebagai inspektur upacara. Hadir Wakil Bupati Ayub Pigome, Ketua DPRK Deiyai Gregorius Mote, Sekretaris Daerah Ambrosius Eria, pimpinan organisasi perangkat daerah, TNI-Polri, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, TP-PKK, Persit, Bhayangkari, dan undangan lainnya.

‎Pengibaran bendera Merah Putih dilakukan oleh 35 anggota Paskibra Kabupaten Deiyai yang telah dikukuhkan sehari sebelumnya.

‎Dalam amanatnya, Melkianus mengatakan peringatan kemerdekaan tidak boleh berhenti pada seremoni. Semangat kemerdekaan, kata dia, harus diterjemahkan ke dalam kerja pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

‎“Semangat kemerdekaan harus diterjemahkan dalam pembangunan. Perjalanan bangsa selama 81 tahun adalah bukti perjuangan. Kini giliran kita mengisinya dengan kerja nyata, pemerataan kesejahteraan, dan persatuan untuk membangun Deiyai,” ujar Melkianus.

‎Ia mengatakan tema HUT ke-81 RI, “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, harus diwujudkan melalui kebijakan yang dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

‎Pemerintah Kabupaten Deiyai menempatkan pendidikan dan kesehatan sebagai sektor prioritas. Sejumlah program yang disiapkan antara lain pembangunan Asrama SMPT Troutman Gakokebo, pengiriman siswa dari keluarga kurang mampu ke Meepa School, pembangunan asrama mahasiswa di sejumlah kota studi, serta peningkatan fasilitas TK dan PAUD.

‎Di bidang kesehatan, pemerintah daerah mendorong akreditasi RSUD dan 10 puskesmas. Pemenuhan tenaga kesehatan dan fasilitas medis juga menjadi perhatian, termasuk penanganan masalah gizi anak sejak usia dini.

‎Penguatan ekonomi masyarakat dilakukan melalui bantuan ternak babi, pengembangan kopi Arabika, dukungan bagi pelaku UMKM, serta pengembangan sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan.

‎Nelayan juga mendapat bantuan perahu Johnson beserta perlengkapan pendukung. Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat lokal.

‎Sementara di sektor infrastruktur, pemerintah daerah memprioritaskan pembangunan akses yang dapat mengurangi keterisolasian wilayah. Di antaranya pembangunan jalan Waghete-Wobado dan akses menuju Distrik Kapiraya.

‎Pemerintah juga membangun Pasar Mama-Mama Papua, Gedung Galeri Budaya, dan Kantor Lembaga Masyarakat Adat. Akses jalan antarkampung dan antarrukun tetangga turut menjadi bagian dari perhatian pemerintah daerah.

‎Melkianus menekankan bahwa pembangunan Deiyai membutuhkan persatuan antara pemerintah dan masyarakat.

‎“Semua yang kita laksanakan adalah untuk mencapai keadilan yang makmur dan merata, berlandaskan Enaimo Ekowai untuk Deiyai dalam mewujudkan Deiyai Doou, Gaii dan Ekowai,” katanya.

‎Ia mengajak masyarakat menjadikan momentum HUT ke-81 RI sebagai kesempatan memperkuat kebersamaan dan mempercepat pembangunan daerah.

‎“Marilah dengan semangat Proklamasi kita tingkatkan kebersamaan dalam mewujudkan Enaimo Ekowai untuk Deiyai,” ujar dia. (Jeri/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *