Andra Soni: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Kerja Nyata‎

0
Andra Soni: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Kerja Nyata‎
Views: 6

SERANG, TirtaNews — Gubernur Banten Andra Soni mengajak masyarakat melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan kerja nyata. Menurut dia, kemerdekaan tidak cukup diperingati secara seremonial, tetapi harus diwujudkan dalam pembangunan yang menghadirkan kehidupan lebih baik bagi masyarakat.

‎Pesan itu disampaikan Andra saat memimpin Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Banten di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Senin, 17 Agustus 2026.

‎“Pada 81 tahun lalu, para pendiri bangsa merebut kemerdekaan dengan pengorbanan, keberanian, dan persatuan. Tugas kita hari ini adalah melanjutkan perjuangan tersebut dengan memastikan kemerdekaan menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi seluruh rakyat,” kata Andra.

‎Ia mengatakan kemerdekaan harus diisi dengan kedaulatan, ditegakkan melalui keadilan, dan diarahkan untuk mencapai kemakmuran. Karena itu, setiap elemen masyarakat dinilai memiliki peran dalam pembangunan daerah dan bangsa.

‎Andra juga menyerukan kepada generasi muda agar menjadi penerus perjuangan kemerdekaan. Pendidikan, kata dia, harus digunakan untuk meningkatkan kapasitas diri, sementara teknologi dan kreativitas perlu diarahkan untuk menciptakan solusi serta membuka peluang baru.

‎“Jangan bertanya apa yang negara berikan kepada kita, tanyakan apa yang dapat kita berikan kepada negara,” ujarnya.

‎Kepada aparatur pemerintah daerah, Andra menekankan bahwa bentuk patriotisme masa kini adalah bekerja dan melayani masyarakat. Aparatur dituntut adaptif terhadap perubahan serta mampu berkolaborasi dalam menyelesaikan persoalan publik.

‎“Segala bentuk kewenangan harus digunakan secara bertanggung jawab dan menghadirkan solusi bagi masyarakat luas,” kata dia.

‎Ia mengajak jajaran pemerintah daerah membangun birokrasi yang tidak sekadar menjalankan administrasi, tetapi mampu menghasilkan manfaat dan perubahan yang dapat dirasakan langsung masyarakat.

‎“Mari kita bangun pemerintahan daerah yang menghadirkan manfaat, menyelesaikan persoalan, serta menciptakan perubahan nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

‎Andra kemudian menempatkan Banten sebagai bagian dari perjuangan nasional. Ia berharap semangat persatuan dan gotong royong menjadi modal untuk mempercepat pembangunan daerah.

‎“Dari Banten kita kuatkan Indonesia. Dari Banten kita tunjukkan bahwa semangat perjuangan para pahlawan tetap hidup dalam kerja nyata generasi saat ini,” katanya.

‎Dalam upacara tersebut, Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim membacakan teks Proklamasi. Kapolda Banten Inspektur Jenderal Hengki membacakan teks Pancasila, sedangkan Kepala Kejaksaan Tinggi Banten Herry Hermanus Horo membacakan Pembukaan UUD 1945.

‎Komandan upacara adalah Komandan Denbekang III/4 Serang Letnan Kolonel CBA Arbrito Rishandi Pribadi. Pasukan pengibar bendera terdiri atas Bayu Hermawan dari SMAN 1 Ciomas, Kabupaten Serang; Rafka Mahardika dari SMA Presiden 2 Kabupaten Pandeglang; dan Kautsar Nazil dari SMAN 2 Kota Serang. Pembawa baki adalah Dona Otkavia dari SMAN 5 Kota Tangerang.

‎Andra menutup amanatnya dengan seruan agar semangat kemerdekaan diterjemahkan dalam kerja bersama untuk mewujudkan Banten yang maju.

‎“Dengan persatuan, kerja keras, dan gotong royong kita wujudkan Banten yang maju sebagai bagian dari Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” ujar Andra. (Aep/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *