Pemuda Berdampak Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Pandeglang

0
Pemuda Berdampak Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Pandeglang
Views: 2

PANDEGLANG, TirtaNews – Krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pandeglang mendorong komunitas Pemuda Berdampak menyalurkan bantuan air bersih bagi warga Desa Kaduela, Kecamatan Cadasari, Jumat, 31 Juli 2026. Sebanyak empat mobil tangki dikerahkan untuk mendistribusikan total 8.000 liter air bersih ke Kampung Kaduela, Kampung Kadupari, dan Kampung Unigede.

‎Bantuan tersebut diberikan menyusul kesulitan warga memperoleh air bersih akibat musim kemarau. Air digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok, mulai dari konsumsi, memasak, hingga sanitasi.

‎Founder Pemuda Berdampak, Bagas Yulianto, mengatakan distribusi air bersih merupakan bagian dari komitmen organisasinya untuk merespons persoalan kemanusiaan yang dihadapi masyarakat.

‎”Air merupakan kebutuhan dasar. Saat masyarakat kesulitan mendapatkannya, sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk saling membantu,” kata Bagas dalam keterangan tertulis.

‎Menurut dia, aksi sosial itu merupakan implementasi gerakan organisasi yang mengusung semangat “Mengabdi, Bergerak, Berdampak”. Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga, sekaligus menjadi pemicu kolaborasi yang lebih luas dalam mengatasi persoalan kekeringan.

‎Bagas menilai penanganan krisis air bersih tidak cukup dilakukan melalui bantuan darurat. Pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat perlu memperkuat pembangunan infrastruktur air bersih, menjaga sumber mata air, serta meningkatkan upaya mitigasi dampak musim kemarau.

‎Tokoh masyarakat Kampung Kaduela, Ahmad Zairi, mengapresiasi bantuan yang diberikan. Menurut dia, pasokan air bersih sangat dibutuhkan warga yang beberapa waktu terakhir mengalami kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari.

‎”Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat. Bukan hanya membawa air bersih, tetapi juga menunjukkan kepedulian dan semangat gotong royong,” ujarnya.

‎Dalam proses distribusi, relawan bersama warga bergotong royong menyalurkan air ke berbagai wadah penampungan milik masyarakat. Antusiasme warga yang mengantre membawa jeriken dan ember menunjukkan tingginya kebutuhan air bersih di wilayah tersebut.

‎Pemuda Berdampak berharap penyaluran bantuan serupa dapat diikuti berbagai pihak, sembari mendorong pemerintah mempercepat penyediaan akses air bersih yang berkelanjutan bagi kawasan rawan kekeringan di Kabupaten Pandeglang. (Az/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *