Ribuan Lampion Terangi Langit Ciomas, Warga Panjatkan Doa untuk Kabupaten Serang

SERANG, TirtaNews – Langit Kampung Sanepa Ciwaru, Desa Sukabares, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang, dipenuhi cahaya ribuan lampion pada Minggu malam, 19 Juli 2026. Sebanyak 6.000 lampion diterbangkan secara serentak sebagai puncak rangkaian Festival Ciomas Ngabring 2026, sekaligus menjadi simbol doa dan harapan masyarakat untuk masa depan Ciomas dan Kabupaten Serang.
Ribuan warga memadati lokasi acara. Saat lampion mulai mengudara, suasana berubah hening. Sejumlah warga tampak larut dalam doa, bahkan beberapa di antaranya meneteskan air mata. Pelepasan lampion menjadi momen yang menyatukan masyarakat dalam semangat festival bertema “Bangkit, Bersatu, dan Maju.”
Acara turut dihadiri Camat Ciomas Ugun Gurmilang bersama para ulama se-Kecamatan Ciomas. Sebelum lampion diterbangkan, panitia menggelar pembacaan silsilah hadharat dan tausiyah sebagai penegasan identitas Ciomas yang dikenal memiliki banyak kiai, abuya, ustaz, dan pondok pesantren.
Ugun Gurmilang mengapresiasi seluruh masyarakat dan panitia yang dinilainya berhasil menyelenggarakan festival secara swadaya. Menurut dia, pelepasan ribuan lampion bukan sekadar atraksi, melainkan simbol harapan agar masyarakat Ciomas semakin bangkit, bersatu, dan maju.
”Kami menerbangkan 6.000 lampion sekaligus menitipkan doa masyarakat Ciomas. Semoga doa-doa itu diijabah Allah SWT dan membawa kebaikan bagi masyarakat,” kata Ugun.
Ia menilai festival tersebut juga memperkuat hubungan sosial antarwarga. Silaturahmi yang terjalin lintas kampung, desa, hingga lingkungan RT dinilai menjadi modal penting dalam memperkokoh persatuan masyarakat Ciomas.
Ugun berharap Festival Ciomas Ngabring dapat digelar lebih meriah pada tahun mendatang. Menurut dia, keberhasilan penyelenggaraan tahun ini menunjukkan besarnya semangat gotong royong dan kreativitas masyarakat.
Ia juga mengungkapkan adanya dukungan dari Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dan Wakil Bupati Muhammad Najib Hamas agar penyelenggaraan festival pada tahun berikutnya mendapat dukungan pemerintah daerah. Saat ini seluruh rangkaian kegiatan masih mengandalkan swadaya masyarakat, namun diharapkan ke depan dapat diperkuat melalui dukungan APBD Kabupaten Serang. (Yuli/Red)
