Babinsa Diasah Perkuat Naluri Intelijen

0
Babinsa Diasah Perkuat Naluri Intelijen
Views: 8

SERANG, TirtaNews – Komando Resor Militer (Korem) 064/Maulana Yusuf menggelar pelatihan intelijen bagi Babinsa dan personel intelijen sebagai upaya memperkuat kemampuan deteksi dini terhadap potensi ancaman di wilayah. Pelatihan yang diikuti 126 peserta itu dibuka Danrem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto di Makorem 064/MY, Kota Serang, Senin (20/7), dan berlangsung hingga 24 Juli 2026.

‎Dalam pembukaan pelatihan, Danrem menekankan bahwa dinamika lingkungan strategis menuntut aparat intelijen beradaptasi dengan perkembangan zaman. Menurut dia, pola ancaman terus berubah seiring perkembangan geopolitik, geostrategi, serta derasnya arus informasi yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan.

‎Danrem mengatakan pendekatan intelijen tidak lagi dapat mengandalkan cara-cara konvensional. Setiap personel dituntut mampu menganalisis persoalan dari berbagai sudut pandang agar mampu menghasilkan informasi yang akurat sebagai dasar pengambilan keputusan.

‎Danrem juga mengingatkan bahwa tantangan bangsa saat ini tidak hanya berasal dari luar, tetapi juga dari berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan masyarakat. Karena itu, peningkatan kapasitas personel intelijen dinilai menjadi kebutuhan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang muncul di wilayah.

‎Khusus kepada para Babinsa, Danrem menegaskan pentingnya mempertajam naluri intelijen selain menjalankan fungsi pembinaan teritorial. Sebagai aparat yang sehari-hari berinteraksi dengan masyarakat, Babinsa dinilai memiliki posisi strategis untuk mengenali kondisi wilayah, memetakan potensi, dan menyajikan data lapangan secara akurat.

‎Menurut Danrem, penguasaan wilayah binaan menjadi modal utama dalam mendukung sistem peringatan dini. Kepekaan terhadap perubahan situasi di lingkungan sekitar juga diperlukan agar potensi gangguan dapat dideteksi sejak awal dan ditindaklanjuti melalui langkah yang tepat.

‎Pelatihan tersebut diharapkan memperkuat kemampuan personel Korem 064/Maulana Yusuf dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis sekaligus meningkatkan kualitas informasi yang menjadi dasar pelaksanaan tugas kewilayahan. Danrem meminta seluruh peserta memanfaatkan pelatihan untuk menambah pengetahuan sebagai bekal dalam menjalankan tugas di lapangan. (Az/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *