Festival Ciomas Ngabring Dimulai, 20 Ribu Benih Ikan Ditebar di Sungai Cibanten

SERANG, TirtaNews – Festival Ciomas Ngabring 2026 dibuka dengan penebaran 20 ribu benih ikan nila di Sungai Cibanten, tepatnya di kawasan Masigit, Desa Sukabares, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang, Sabtu, 18 Juli 2026. Kegiatan yang diinisiasi masyarakat Ciomas itu menjadi pembuka rangkaian festival yang berlangsung hingga Ahad, 19 Juli 2026.
Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas mengatakan penebaran benih ikan merupakan simbol komitmen menjaga kelestarian ekosistem sungai sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.
”Hari ini kami mewakili Ibu Bupati membuka rangkaian Festival Ciomas Ngabring dengan menebar 20 ribu benih ikan nila. Ini menjadi simbol bahwa kita bersama-sama menjaga ekosistem air dan mendukung program ketahanan pangan sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto,” kata Najib.
Menurut dia, festival tersebut tidak hanya berorientasi pada pelestarian lingkungan, tetapi juga menggerakkan perekonomian masyarakat. Salah satunya melalui pelibatan pelaku usaha lokal dalam penyediaan kebutuhan acara, termasuk pembuatan kaus yang dikenakan peserta.
Najib berharap Festival Ciomas Ngabring dapat menjadi agenda tahunan dan menjadi inspirasi bagi kecamatan lain di Kabupaten Serang untuk mengembangkan kegiatan berbasis potensi lokal.
Camat Ciomas Ugun Gumelar mengatakan festival digagas sebagai ruang silaturahmi bagi masyarakat dari 11 desa di Kecamatan Ciomas. Selain memperkuat kebersamaan, kegiatan itu juga menjadi wadah menampilkan seni, budaya, dan potensi daerah.
Rangkaian Festival Ciomas Ngabring meliputi tari silat kolosal atau ngabring, pelepasan sekitar 150 balon udara, penerbangan 6.000 lampion, serta makan karedok bersama dengan 6.000 porsi.
Untuk tari silat kolosal, panitia menargetkan sedikitnya 3.500 peserta dari berbagai kalangan usia. Berdasarkan antusiasme masyarakat selama masa persiapan, Ugun memperkirakan jumlah pengunjung pada puncak festival, Ahad, 19 Juli 2026, dapat menembus lebih dari 5.000 orang.
Festival Ciomas Ngabring menjadi salah satu upaya masyarakat dan pemerintah daerah memadukan pelestarian lingkungan, penguatan budaya lokal, serta pemberdayaan ekonomi kreatif dalam satu agenda bersama. (Yuli/Red)
