Pemuda Banten Dorong SDM Unggul Lewat Forum Diskusi

0
Pemuda Banten Dorong SDM Unggul Lewat Forum Diskusi
Views: 11

SERANG, TirtaNews – Komunitas Pemuda Berdampak menggelar Diskusi Interaktif Serial II bertema Pendidikan, Inovasi, dan SDM Unggul: Fondasi Banten Menuju Indonesia Emas 2045 di Kedai Kopi Gedhe, Kota Serang, Selasa, 7 Juli 2026. Forum tersebut menjadi ruang bertukar gagasan bagi kalangan pemuda, mahasiswa, dan masyarakat mengenai penguatan kualitas sumber daya manusia di Banten.

‎Founder Pemuda Berdampak, Bagas Yulianto, mengatakan pencapaian visi Indonesia Emas 2045 bergantung pada kualitas sumber daya manusia. Menurut dia, pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi tidak akan cukup tanpa peningkatan mutu pendidikan dan kapasitas generasi muda.

‎”Pemuda harus menjadi pelaku perubahan, bukan sekadar penonton perubahan. Karena itu pendidikan, inovasi, dan pengembangan SDM harus menjadi perhatian bersama,” ujar Bagas.

‎Ia menambahkan komunitasnya akan terus menghadirkan forum diskusi sebagai wadah membangun budaya berpikir kritis, kolaboratif, dan berorientasi pada solusi bagi persoalan daerah.

‎Diskusi dipandu aktivis asal Lebak, Manarul Hidayat, yang menilai budaya dialog menjadi salah satu kunci lahirnya gagasan baru. Menurut dia, ruang diskusi memungkinkan berbagai kalangan saling bertukar pengalaman dan merumuskan solusi atas tantangan pembangunan.

‎Bendahara Umum BEM PTNU Wilayah Banten, Dixi RA, menekankan pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk membangun karakter, kepemimpinan, dan daya saing bangsa. Ia menilai peningkatan mutu pendidikan dan pemerataan akses harus menjadi agenda utama apabila Indonesia ingin memanfaatkan bonus demografi secara optimal.

‎Sementara itu, Wakil Ketua SEMA UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten 2026, M. Alvin Kurnia, mengajak generasi muda membangun budaya inovasi. Menurut dia, kemampuan berpikir kreatif, adaptif, dan kolaboratif menjadi bekal penting menghadapi perubahan di era disrupsi.

‎Pandangan serupa disampaikan penggiat pendidikan Umam Ishartanto. Ia mengingatkan bahwa bonus demografi hanya akan menjadi keuntungan apabila didukung sumber daya manusia yang berkualitas melalui pendidikan dan pengembangan kompetensi.

‎Diskusi berlangsung interaktif dengan peserta yang aktif mengemukakan pandangan serta pertanyaan mengenai tantangan pendidikan, inovasi, dan peningkatan kualitas SDM di Banten.

‎Melalui forum tersebut, Pemuda Berdampak berharap dapat mendorong lahirnya generasi muda yang peduli terhadap isu-isu strategis serta mampu berkontribusi dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari agenda rutin komunitas tersebut dalam memperkuat budaya literasi, dialog, dan kolaborasi di kalangan pemuda Banten. (Az/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *