Andra Soni Harap Konferensi Imam Dunia Perkuat Diplomasi Perdamaian

0
Andra Soni Harap Konferensi Imam Dunia Perkuat Diplomasi Perdamaian
Views: 4

TANGERANG, TirtaNews – Gubernur Banten Andra Soni berharap penyelenggaraan International Grand Imams Conference (IGIC) 2026 dapat menghasilkan langkah konkret dalam memperkuat perdamaian dunia melalui diplomasi keagamaan. Menurut dia, meningkatnya konflik geopolitik di berbagai negara menuntut hadirnya ruang dialog yang melibatkan para tokoh agama.

‎Pernyataan itu disampaikan Andra saat menghadiri rangkaian kegiatan menuju IGIC di Masjid Baitul Mukhtar, BSD, Kabupaten Tangerang, Jumat, 3 Juli 2026. Kegiatan tersebut diisi dengan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Imam Masjid se-Provinsi Banten serta pengukuhan pengurus wilayah dan daerah Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Provinsi Banten oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar.

‎Menurut Andra, forum IGIC memiliki peran strategis dalam memperkuat nilai-nilai Islam sebagai ajaran yang membawa perdamaian, solidaritas kemanusiaan, dan harapan di tengah berbagai persoalan global.

‎Ia menilai tantangan seperti perang antarnegara, polarisasi sosial, perubahan iklim, hingga degradasi moral tidak dapat diselesaikan hanya melalui pendekatan politik dan diplomasi konvensional. “Dunia membutuhkan lebih banyak ruang dialog dan lebih banyak tokoh yang menyerukan kasih sayang serta menjadi teladan persatuan,” kata Andra.

‎Karena itu, ia menyambut pelaksanaan IGIC yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta dan Palembang pada 25–30 September 2026. Menurut dia, masjid dapat menjadi pusat pendidikan, pelayanan sosial, pemberdayaan ekonomi, sekaligus ruang lahirnya kepemimpinan yang membawa nilai-nilai perdamaian.

‎Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan IGIC akan diikuti para ulama dari berbagai negara sebagai bagian dari upaya memperkuat diplomasi perdamaian melalui pendekatan keagamaan. Menurut dia, berbagai konflik internasional belum sepenuhnya menemukan penyelesaian melalui jalur diplomasi yang ada.

‎”Karena itu kita mencoba membangun pendekatan agama dan pendekatan spiritual,” ujar Nasaruddin.

‎Pada kesempatan yang sama, Nasaruddin mengapresiasi penyelenggaraan MTQ khusus imam masjid di Banten. Ia menilai kegiatan tersebut merupakan inovasi yang dapat menjadi contoh bagi daerah lain untuk meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an para imam masjid. Hingga pelaksanaan kegiatan, jumlah pendaftar tercatat telah melampaui 200 peserta. (Aep/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *