Orang Tua Keluhkan Biaya Seragam Rp1,5 Juta di MTsN 4 Tangerang‎

0
Orang Tua Keluhkan Biaya Seragam Rp1,5 Juta di MTsN 4 Tangerang‎
Views: 10

TANGERANG, TirtaNews — Sejumlah orang tua siswa baru mengeluhkan biaya sebesar Rp1,5 juta yang dikenakan saat penerimaan peserta didik baru di MTsN 4 Tangerang, Kabupaten Tangerang. Biaya tersebut disebut diperuntukkan bagi pengadaan pakaian seragam sekolah.

‎Salah seorang wali murid yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku terpaksa berutang untuk memenuhi biaya tersebut agar anaknya dapat bersekolah di MTsN 4 Tangerang yang berlokasi di Jalan Raya Kresek KM 6, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukamulya.

‎”Saya pusing untuk biaya anak masuk sekolah. Sudah saya bayar, tapi itu juga hasil berutang. Katanya untuk membayar seragam sekolah,” ujar wali murid itu kepada wartawan, Selasa, 30 Juni 2026.

‎Keluhan tersebut mendapat sorotan dari Hendrik, aktivis pemerhati pendidikan yang juga anggota Forum Warga Bersatu (Forwatu) Banten. Ia menduga pungutan tersebut perlu ditelusuri karena berpotensi menimbulkan beban bagi masyarakat apabila diberlakukan kepada seluruh peserta didik baru.

‎”Kalau setiap siswa dikenakan Rp1,5 juta dan jumlah siswa baru mencapai ratusan orang, nilainya bisa mencapai ratusan juta rupiah. Dugaan praktik seperti ini harus diaudit dan ditelusuri. Kami berencana melaporkannya kepada instansi yang berwenang,” kata Hendrik.

‎Menurut Hendrik, pemerintah telah berkomitmen memperluas akses pendidikan tanpa membebani peserta didik dengan pungutan yang tidak sesuai ketentuan. Karena itu, ia meminta instansi terkait melakukan klarifikasi atas mekanisme penarikan biaya tersebut, termasuk dasar hukum dan peruntukannya.

‎Hingga berita ini ditulis, Kepala MTsN 4 Tangerang maupun Kepala Tata Usaha belum memberikan keterangan. Upaya wartawan untuk memperoleh konfirmasi mengenai besaran biaya, dasar penarikan, serta mekanisme pengadaan seragam belum mendapat tanggapan. (Hen/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *