Mahasiswa Jayawijaya Gelar Musyawarah Umum Asrama di Jayapura

JAYAPURA, TirtaNews — Asrama Mahasiswa Pelajar Pemda Jayawijaya (AMPJ) Nayak dan La’uk menggelar Musyawarah Umum Asrama (MUA) di Asrama Nayak II, Tanah Hitam, Kota Jayapura, Rabu, 27 Mei 2026. Forum tersebut menjadi ajang konsolidasi mahasiswa asal Kabupaten Jayawijaya yang menempuh pendidikan di Jayapura.
Ketua Panitia MUA, Raymon Meaga, mengatakan kegiatan itu bertujuan memperkuat solidaritas mahasiswa, membangun kebersamaan, serta mengevaluasi dan membenahi organisasi asrama agar lebih adaptif terhadap kebutuhan mahasiswa.
“MUA menjadi momentum bagi mahasiswa Jayawijaya di Kota Studi Jayapura untuk memperkuat persatuan dan membangun organisasi yang lebih baik ke depan,” kata Raymon.
Musyawarah tahun ini mengusung tema “Melalui MUA Melahirkan Generasi Jayawijaya yang Berintelektual, Berintegritas, dan Loyal” dengan subtema “Menjadikan MUA Sarana Mempererat Solidaritas, Meningkatkan Kualitas Kepemimpinan, serta Membangun Generasi Jayawijaya yang Aktif, Kreatif, dan Komitmen.”
Kegiatan dibuka oleh Ketua Himpunan Mahasiswa Pelajar Jayawijaya (HMPJ) Kota Studi Jayapura. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai generasi yang bertanggung jawab, menjaga persatuan, dan aktif membangun organisasi yang sehat serta produktif.
Ketua Badan Pengurus AMPJ Nayak dan La’uk, Otto Wamu, mengatakan asrama memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar tempat tinggal mahasiswa.
“Asrama bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga wadah pembinaan karakter, pengembangan intelektual, dan penguatan persaudaraan mahasiswa Jayawijaya di tanah rantau,” ujarnya.
Menurut Otto, pelaksanaan MUA penting untuk memperkuat persatuan, membangun semangat kebersamaan, serta menentukan arah organisasi agar semakin bermanfaat bagi seluruh anggota.
Musyawarah tersebut dihadiri ratusan mahasiswa Jayawijaya yang sedang menempuh studi di Jayapura. Para peserta mengikuti berbagai agenda, mulai dari pembukaan, sidang pembahasan program kerja, evaluasi kepengurusan, hingga diskusi mengenai pengembangan organisasi dan kehidupan asrama.
Perwakilan senior AMPJ Nayak dan La’uk, Alfons Alua, mengatakan forum musyawarah tidak hanya menjadi sarana pengambilan keputusan organisasi, tetapi juga ruang untuk melahirkan gagasan baru yang dapat meningkatkan kualitas mahasiswa Jayawijaya.
“MUA diharapkan menghasilkan ide dan program yang mendukung pengembangan mahasiswa, baik di bidang pendidikan, sosial, maupun kepemimpinan,” kata Alfons.
Ia berharap seluruh mahasiswa tetap menjaga nilai kekeluargaan, persatuan, dan semangat gotong royong dalam kehidupan berorganisasi. Menurut dia, nilai-nilai tersebut menjadi modal penting untuk membangun organisasi mahasiswa yang aktif, maju, dan bertanggung jawab di Kota Studi Jayapura. (Jeri/Red)
