Kloter Pertama Jemaah Haji Banten Tiba di Debarkasi Grand El Hajj

TANGERANG, TirtaNews – Sebanyak 390 jemaah haji yang tergabung dalam Kloter JKB-01 asal Kota Tangerang tiba di Debarkasi Grand El Hajj Banten, Cipondoh, Kota Tangerang, Selasa, 2 Juni 2026. Kedatangan kloter pertama itu menandai dimulainya proses pemulangan jemaah haji Provinsi Banten melalui debarkasi yang untuk pertama kalinya beroperasi di Cipondoh.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Banten Tubagus Rubal Faisal mengatakan rombongan mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta sekitar pukul 10.00 WIB sebelum diberangkatkan menuju Debarkasi Grand El Hajj menggunakan 10 bus.
“Alhamdulillah, Kloter JKB-01 asal Kota Tangerang telah tiba dengan selamat dan langsung diberangkatkan ke Debarkasi Cipondoh,” kata Rubal.
Menurut dia, musim haji 2026 menjadi tonggak baru bagi pelayanan haji di Banten. Selain berfungsi sebagai embarkasi keberangkatan, Grand El Hajj Banten kini juga melayani proses debarkasi atau pemulangan jemaah haji.
Perubahan tersebut mengacu pada Keputusan Menteri Haji Nomor 69 Tahun 2026 yang menetapkan Cipondoh sebagai embarkasi dan debarkasi bagi jemaah haji asal Banten.
“Untuk pertama kalinya, proses keberangkatan dan kepulangan jemaah haji Banten dapat dilakukan di Cipondoh,” ujarnya.
Pada penyelenggaraan haji tahun ini, Provinsi Banten memberangkatkan 24 kelompok terbang yang terdiri atas 19 kloter penuh dan 5 kloter gabungan. Seluruh jemaah Kloter JKB-01 yang berjumlah 390 orang telah melanjutkan perjalanan menuju daerah masing-masing setelah menyelesaikan proses debarkasi.
Kepala UPT Asrama Haji Banten Ahmad Muafiq mengatakan jumlah tersebut terdiri atas 386 jemaah dan 4 petugas haji. Namun, satu jemaah asal kloter tersebut dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.
Muafiq menuturkan proses pemulangan jemaah haji asal Banten akan berlangsung hingga 29 Juni 2026. Total sebanyak 8.993 jemaah dijadwalkan tiba melalui Debarkasi Grand El Hajj Banten.
Pemerintah Provinsi Banten menilai keberadaan embarkasi dan debarkasi di Cipondoh dapat meningkatkan kualitas pelayanan haji, sekaligus memangkas waktu tempuh jemaah yang sebelumnya harus melalui Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta. (Aep/Red)
