Danrem 064/MY Tinjau Progres TMMD Cilegon Menjelang Penutupan

0
Danrem 064/MY Tinjau Progres TMMD Cilegon Menjelang Penutupan
Views: 4

CILEGON, TirtaNews — Komandan Korem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto meninjau langsung progres pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0623/Cilegon di Lingkungan Langon I, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Selasa, 19 Mei 2026.

Dalam kapasitasnya sebagai Penanggung Jawab Keberhasilan Pelaksanaan (PKP), Danrem memastikan seluruh sasaran program berjalan sesuai rencana menjelang penutupan kegiatan TMMD.

“Sebagai Penanggung Jawab Keberhasilan Pelaksanaan, saya ingin memastikan apa yang sudah direncanakan bisa tercapai. Timeline TMMD ini jelas, ada target yang harus dipenuhi sebelum penutupan. Karena itu pelaksanaannya harus tepat waktu, tepat guna, dan tepat hasil,” kata Daru kepada wartawan di lokasi kegiatan.

Dalam kunjungan tersebut, Danrem didampingi Komandan Kodim 0623/Cilegon Letkol Inf Imam Buchori. Keduanya meninjau sejumlah pekerjaan fisik yang tengah berlangsung.

Imam Buchori melaporkan seluruh kegiatan nonfisik dalam program TMMD telah selesai dilaksanakan. Selain sasaran utama, personel TMMD juga mengerjakan sejumlah pekerjaan tambahan guna memperluas manfaat program bagi masyarakat sekitar.

Danrem juga menanggapi pertanyaan wartawan terkait penggunaan material genting pada salah satu bangunan yang direhabilitasi. Menurut dia, pemilihan material tersebut mempertimbangkan kebiasaan masyarakat setempat serta manfaat jangka panjang.

“Kami melihat kearifan masyarakat lokal yang memang terbiasa menggunakan genting. Selain mengurangi bising saat hujan dan tidak berkarat seperti seng, penggunaan genting ini juga sejalan dengan semangat program gentingisasi yang menjadi perhatian Presiden,” ujarnya.

Ia menilai penggunaan genting turut membuka peluang bagi pengrajin lokal untuk kembali meningkatkan produksi dan aktivitas usaha mereka.

Program TMMD ke-128 di wilayah Cilegon diharapkan dapat mendukung pembangunan infrastruktur desa, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. (Az/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *