Pemuda dan Aktivis Muhammadiyah Bahas Pengawalan Kebijakan MBG di Tangerang Selatan

0
Pemuda dan Aktivis Muhammadiyah Bahas Pengawalan Kebijakan MBG di Tangerang Selatan
Views: 2

KOTA TANGSEL, TirtaNews — Sejumlah aktivis pemuda, mahasiswa, dan elemen kepemudaan menggelar diskusi publik bertajuk “MBG Menuju Indonesia Cerah” di Join Kopi Cirendeu, Kota Tangerang Selatan, Kamis, 14 Mei 2026.

Kegiatan yang diinisiasi komunitas Pemuda Berdampak itu menghadirkan aktivis Muhammadiyah serta perwakilan organisasi mahasiswa nasional untuk membahas arah kebijakan pemerintah, khususnya program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih.

Forum tersebut menjadi ruang dialog mengenai pentingnya pengawalan terhadap kebijakan pemerintah agar pelaksanaannya tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Koordinator Pusat BEM Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah se-Indonesia Yogi Syahputra Alidrus mengatakan pemuda dan mahasiswa perlu mengambil peran sebagai kontrol sosial terhadap kebijakan negara.

“Kebijakan pemerintah harus benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus hadir mengawal, mengkritisi, dan memastikan program-program negara berjalan untuk kepentingan rakyat,” kata Yogi.

Sementara itu, Koordinator Pusat Senat Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri Muhammad Rafli menilai kolaborasi antarorganisasi pemuda penting untuk menjaga arah pembangunan bangsa.

“Indonesia cerah lahir dari generasi muda yang peduli terhadap persoalan bangsa. Diskusi seperti ini menjadi ruang penting untuk menyatukan gagasan, membangun kesadaran kolektif, serta menghadirkan solusi atas berbagai tantangan sosial dan ekonomi masyarakat,” ujar Rafli.

Pendiri Pemuda Berdampak Bagas Yulianto mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kontribusi pemuda dalam membangun budaya intelektual dan demokrasi yang sehat.

Diskusi berlangsung dinamis dengan pembahasan mengenai efektivitas program MBG, pemberdayaan ekonomi desa melalui koperasi, hingga pentingnya transparansi dan pengawasan dalam implementasi kebijakan pemerintah.

Melalui forum itu, peserta berharap kebijakan pemerintah dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus membuka ruang partisipasi lebih luas bagi generasi muda dalam pembangunan nasional.

“Menuju Indonesia Cerah bukan hanya harapan, tetapi perjuangan bersama untuk memastikan setiap kebijakan hadir demi kesejahteraan rakyat,” demikian pernyataan penutup forum tersebut. (Az/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *