Karya Bhakti Skala Besar di Pandeglang Dimulai, Jalan 18 Kilometer Dibangun

Oplus_131072
PANDEGLANG, TirtaNews — Tentara Nasional Indonesia memulai program Karya Bhakti Skala Besar di Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, dengan fokus pembangunan infrastruktur jalan sepanjang sekitar 18 kilometer. Program ini diharapkan membuka akses wilayah terisolasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
Kepala Staf Teritorial TNI Letnan Jenderal Bambang Trisnohadi menghadiri tasyakuran pembukaan kegiatan tersebut pada Rabu, 1 April 2026. Ia didampingi Komandan Korem 064/Maulana Yusuf Brigadir Jenderal TNI Daru Cahyadi Soeprapto.
Rangkaian kegiatan diawali dengan bakti sosial di Kantor Kecamatan Cimanggu yang mencakup layanan kesehatan, sunatan massal, serta pembagian 500 paket sembako kepada warga.
Selanjutnya, acara dipusatkan di Markas Yonif TP 842/Badak Sakti sebagai lokasi tasyakuran pembukaan yang dihadiri prajurit dan masyarakat dalam suasana kebersamaan.
Program Karya Bhakti ini menitikberatkan pada pembangunan jalan beton yang menghubungkan Desa Padasuka hingga Desa Rancapinang. Selama ini, akses antarwilayah tersebut terhambat oleh kondisi jalan yang rusak.
Selain pembangunan jalan, kegiatan juga mencakup perbaikan rumah tidak layak huni, pembangunan sumur bor, fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK), serta rehabilitasi rumah ibadah.
“Pembangunan harus selesai tepat waktu dengan kualitas yang terjaga, agar benar-benar membuka akses dan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat,” ujar Bambang dalam sambutannya.
Komandan Korem 064/Maulana Yusuf, Daru Cahyadi Soeprapto, menyatakan pihaknya akan mengawal pelaksanaan program agar berjalan sesuai sasaran dan menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan.
Program ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial TNI untuk mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Sinergi antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Pandeglang dinilai menjadi faktor penting dalam memastikan program berjalan sesuai target. Pembangunan jalan tersebut diproyeksikan memperlancar mobilitas warga, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah selatan Banten.
Dengan kondisi keamanan yang relatif kondusif, pelaksanaan program ini diharapkan berjalan lancar hingga selesai dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Az/Red)
