KADIN Dorong Pariwisata Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

0
KADIN Dorong Pariwisata Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Views: 14

JAKARTA, TirtaNews — Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) mendorong sektor pariwisata menjadi salah satu mesin pertumbuhan ekonomi Indonesia. Pariwisata dinilai tidak hanya berkaitan dengan perjalanan dan rekreasi, tetapi juga berpotensi menciptakan lapangan kerja, menarik investasi, menggerakkan ekonomi daerah, dan memperkuat konektivitas Indonesia dengan pasar global.

Gagasan tersebut mengemuka dalam forum KADIN Monthly Economic Diplomat bertema “Tourism Indonesia: The Next Growth Engine – Jobs, Investment & Regional Development for the World” pada Jumat, 11 September 2026.

Forum tersebut mempertemukan unsur pemerintah, dunia usaha, perwakilan negara sahabat, serta pemerintah daerah untuk membahas pengembangan pariwisata sebagai bagian dari strategi pertumbuhan ekonomi.

Menteri Pariwisata menjadi tuan rumah kegiatan yang juga dihadiri para duta besar negara sahabat, pengurus KADIN Indonesia pusat dan daerah, serta sejumlah gubernur dan kepala daerah.

Founder & CEO Gaido Group sekaligus Ketua KADIN Bilateral Tunisia, M. Hasan Gaido, turut hadir dalam forum tersebut. Ia mengatakan diplomasi ekonomi melalui sektor pariwisata perlu diarahkan untuk mempertemukan potensi daerah dengan investor global, dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat.

“Diplomasi ekonomi melalui pariwisata harus menjadi jembatan untuk mempertemukan potensi daerah, investor global, dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat dalam satu ekosistem pertumbuhan,” kata Hasan Gaido.

Menurut dia, Indonesia memiliki modal pariwisata yang luas, mulai dari kekayaan alam dan budaya hingga sejarah, ekonomi kreatif, industri halal, serta keragaman destinasi dari Sabang sampai Merauke.

Tantangannya adalah mengubah potensi tersebut menjadi investasi produktif, lapangan kerja berkualitas, destinasi berkelas dunia, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah.

Hasan mengatakan pengembangan pariwisata juga perlu ditempatkan dalam rantai pertumbuhan ekonomi yang lebih luas. Investasi di sektor tersebut diharapkan menciptakan lapangan kerja, mendorong aktivitas pariwisata, menggerakkan ekonomi daerah, sekaligus memperluas konektivitas Indonesia dengan dunia.

“Investment → Jobs → Tourism → Regional Growth → Global Connectivity,” ujarnya.

Ia berharap forum diplomasi ekonomi tersebut dapat mendorong lahirnya lebih banyak kerja sama investasi dan pengembangan destinasi pariwisata Indonesia.

Bagi Hasan, penguatan sektor pariwisata sekaligus dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai tujuan investasi dan pariwisata di tingkat global.

“Indonesia Tourism — Indonesia Investment — Indonesia for the World,” kata dia. (Az/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *