Wapres Dorong Drone Pendeteksi Asap Karya Mahasiswa ITB Dihilirkan

0
Wapres Dorong Drone Pendeteksi Asap Karya Mahasiswa ITB Dihilirkan
Views: 7

JAKARTA, TirtaNews — Wakil Presiden Gibran Rakabuming mendorong agar inovasi mahasiswa Institut Teknologi Bandung tidak berhenti di laboratorium dan ruang penelitian. Teknologi yang dikembangkan mahasiswa, termasuk drone pendeteksi perubahan kualitas udara, dinilai berpotensi diterapkan untuk menjawab persoalan lingkungan dan kebutuhan industri.

Dorongan itu disampaikan Gibran saat menerima audiensi lima tim mahasiswa dan dosen ITB di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Rabu, 9 September 2026. Dalam pertemuan tersebut, sejumlah tim mempresentasikan teknologi yang mereka kembangkan dari berbagai bidang.

Salah satu inovasi yang mendapat perhatian adalah Eaglesense, sistem pemantauan kualitas udara berbasis drone dan sensor. Teknologi ini dapat digunakan untuk mengumpulkan data kondisi udara di wilayah yang luas dan sulit dijangkau. Perubahan kualitas udara akibat paparan asap juga dapat menjadi indikator awal potensi kebakaran hutan dan lahan.

Perwakilan Tim Eaglesense, Jhon Chritabel Fausta Silalahi, mengatakan sistem tersebut menggabungkan drone dengan kitbox sensor yang dilengkapi lima sensor untuk mengukur kualitas udara.

Data dari sensor diproses menggunakan Raspberry Pi sebelum dikirim melalui jaringan 4G ke basis data. Informasi itu kemudian ditampilkan dalam dasbor pemantauan.

Menurut dia, penggunaan drone memungkinkan pengambilan data dilakukan secara lebih fleksibel, terutama di lokasi yang sulit dijangkau secara langsung.

Teknologi tersebut masih membutuhkan pengembangan agar dapat digunakan secara lebih luas sebagai instrumen pemantauan lingkungan. Jika disempurnakan, Eaglesense berpotensi mendukung sistem deteksi dini kebakaran hutan dan lahan sekaligus memberikan informasi kondisi kualitas udara secara lebih cepat.

Dosen Teknik Fisika Fakultas Teknologi Industri ITB, Augie Widyotriatmo, mengatakan Gibran mengapresiasi inovasi yang dipresentasikan mahasiswa. Wakil presiden, kata dia, meminta teknologi tersebut terus dikembangkan agar memiliki manfaat di luar lingkungan kampus.

“Mahasiswa-mahasiswa di sini memberikan paparan terkait dengan inovasi yang telah dikembangkan di Institut Teknologi Bandung, dan Pak Wapres sangat mengapresiasi inovasi yang sudah dikembangkan,” kata Augie.

Gibran juga mendorong adanya koneksi antara hasil riset mahasiswa dan dunia industri. Menurut Augie, pemerintah membuka peluang dukungan melalui akses kepada industri agar inovasi tersebut dapat memasuki tahap pemanfaatan.

“Arahan dari Pak Wapres untuk terus dikembangkan dan Pak Wapres tetap akan mendukung dengan memberikan akses kepada industri berkaitan,” ujarnya.

Selain Eaglesense, empat tim lain mempresentasikan teknologi dengan bidang penerapan berbeda. Tim Intv-ML mengembangkan teknologi machine learning untuk menentukan sumur minyak yang dinilai optimal untuk menjalani well intervention.

Concorde Systems mengembangkan sistem manajemen terkomputerisasi untuk pemeliharaan aset dan peralatan berat. Adapun SIGAP merancang kendaraan darat tanpa awak yang dapat menggunakan berbagai modul, antara lain untuk pemeliharaan ruang terbuka hijau, pemotongan rumput, penyemprotan pupuk, serta penggunaan sensor NPK.

Sementara itu, Noah AI dikembangkan untuk memprediksi dan memitigasi bencana banjir.

Beragam inovasi tersebut menunjukkan upaya mahasiswa ITB mengembangkan teknologi yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik. Tantangan berikutnya adalah memastikan hasil riset dapat memasuki tahap hilirisasi sehingga manfaatnya dirasakan masyarakat dan dunia industri.

Bagi Eaglesense, pengembangan lebih lanjut terutama diperlukan pada akurasi sensor, cakupan pemantauan, pengolahan data, dan integrasi dengan sistem peringatan dini. Dengan dukungan industri dan pemerintah, teknologi tersebut berpeluang menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat pemantauan lingkungan dan menghadapi risiko kebakaran hutan dan lahan. (Az/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *